Cerita Awal Mula Penemuan Dua Kerangka Manusia, Bikin Geger Warga Kompleks Tanimulya Indah
Warga Jalan Terusan Selada RT 11/15 Kompleks Tanimulya Indah, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dihebohkan dengan penemuan dua kerangka manusia yang ditemukan dalam kondisi terbaring di atas kasur.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Warga Jalan Terusan Selada RT 11/15 Kompleks Tanimulya Indah, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dihebohkan dengan penemuan dua kerangka manusia yang ditemukan dalam kondisi terbaring di atas kasur.
Berdasarkan pantauan inilahkoran.id di lokasi kejadian, warga berkerumun untuk bisa melihat langsung identifikasi yang dilakukan polisi.
Guna memudahkan proses evakuasi dua kerangka manusia itu, polisi memasang garis polisi di sekitar rumah dengan cat ungu yang sudah usang itu.
Tak hanya itu, polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor jenis Honda Beat putih dari rumah tersebut.
Plt Kepala Desa Tanimulya, Wawan Sutisna mengakui mendapatkan informasi adanya penemuan kerangka manusia di Kompleks Tanimulya Indah dari Babinsa.
"Kayaknya iya dua orang, ibu dan anak. Info dari forensik polisi, kerangka itu ditemukan pertama kali oleh mantan suaminya," kata Wawan saat ditemui di lokasi, Senin 29 Juli 2024.
"Awalnya mantan suaminya itu mau mengambil sesuatu di dalam rumah," ujarnya.
Kemudian, sambung Wawan, lantaran melihat gerbang rumahnya digembok dari dalam, dia (mantan suami) sempat melapor ke RT untuk membuka gembok.
"Awalnya mau ngambil sesuatu katanya di dalam," ucapnya.
Wawan menyebut, kalau lihat dari hasil forensik kedua kerangka ini sekitar 2018. Namun, dirinya belum bisa memastikan hal tersebut.
"Kalau hasil forensik itu, tapi kalau warga menyangka rumah itu kosong karena udah lama juga gak keluar dan tahunnya udah pindah," ujarnya.
Menurut Wawan, warga setempat juga tidak mengetahui kalau ada orang di rumah tersebut lantaran rumahnya terlihat kosong dan listriknya sudah lama mati.
"Kondisi pas ditemukan sudah kerangka. Mungkin udah lama. Pemilik katanya atas nama suaminya Chandra yang tinggal di Cirebon," ucapnya.***
Editor : JakaPermana


