Penemuan Kerangka Manusia di Bandung Barat, Curahan Hati Sang Anak Menyayat Hati

Elia menuliskan pesan menyayat hati. Kematiannya kini masih menjadi misteri. Elia ditemukan sudah menjadi kerangka bersama ibunya di Perumahan Tanimulya Indah RT 10/15, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) beberapa waktu lalu.

Penemuan Kerangka Manusia di Bandung Barat, Curahan Hati Sang Anak Menyayat Hati
Elia menuliskan pesan menyayat hati. Kematiannya kini masih menjadi misteri. Elia ditemukan sudah menjadi kerangka bersama ibunya di Perumahan Tanimulya Indah RT 10/15, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) beberapa waktu lalu./Agus Satia Negara

INILAHKORAN, Bandung-Elia menuliskan pesan menyayat hati. Kematiannya kini masih menjadi misteri. Elia ditemukan sudah menjadi kerangka bersama ibunya di Perumahan Tanimulya Indah RT 10/15, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) beberapa waktu lalu.

Kematian ibu dan anak itu masih belum terungkap kepolisian lantaran membutuhkan waktu untuk mengungkap hasil identifikasi yang dilakukan Tim Forensik RS Sartika Asih. Kendati begitu, ada sebuah bukti yang didapat kepolisian yakni curahan hati yang ditulis mereka di tembok ruangan dan kamar.

Ada beberapa tulisan, namun salah satu pesan yang diduga ditulis Elia merupakan bentuk curahan hatinya.

Elia menulis  hanya ingin meminta uang sekolah. Tapi, Elia tampak menyalahkan seseorang yang dia tak sebutkan namanya. "Aku hanya minta uang sekolah tapi kau seperti itu. Katanya raihlah cita-citamu setinggi langit, tapi kau tidak dukung aku dengan biaya sekolah," tulis Elia.

Elia juga meminta maaf lantara tidak bisa menjadi anak yang sempurna. "Maafkan aku tidak bisa menjadi anak yang sempurna karena manusia tidak ada yang sempurna. Termasuk istrimu aja kau tinggalkan karena kau menuntut dia menjadi sangat sempurna. Tapi ketahuilah, hanya tuhan yang sempurna," tulisnya lagi.

Sementara Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto mengatakan kalau tulisan-tulisan yang berada di dinding rumah TKP diduga merupakan curahan hati dua orang yang jadi kerangka tersebut.

"Betul pada saat kita melaksanakan olah TKP, ditemukan tulisan-tulisan di dinding rumah tersebut," kata Tri, Rabu 30 Juli 2024.

Menurutnya, apabila diperhatikan dengan seksama tulisan-tulisan itu berkaitan dengan curahan hati atas permasalahan yang sedang dialami. Namun tulisan itu akan diidentifikasi lebih lanjut.

"Konteksnya berkaitan dengan permasalahan yang dialami dan nanti akan dipastikan terlebih dahulu, apakah tulisan yang ada di tembok itu sama dengan tulisan milik dua kerangka itu yang ditulis di media lain," terangnya.

Tri menyebut, tulisan-tulisan tersebut juga menjadi bukti yang dikumpulkan kepolisian untuk mengungkap misteri kematian dua kerangka tersebut.

Termasuk, sambung Tri, pemeriksaan terhadap barang bukti lain yang sudah terlebih dahulu diamankan.

"Memang sudah ada bukti-bukti penunjang dan bukti-bukti petunjuk untuk memastikan apa penyebab kematian dari kedua korban tersebut," ujarnya.

"Baru kita bisa menjelaskan nih, kalau sekarang kan hanya persepsi," sambungnya.***


Editor : JakaPermana