Cerita Warga Babakan Madang, Tuding Perumahan Mewah Pemicu Banjir hingga 2 Meter
Banjir menerjang kawasan Babakan Madang Kabupaten Bogor, Rabu (11/2/2026) malam. Ketinggian air mencapai 2 meter. Warga menduga banjir dipicu proyek perumahan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bogor selama sekitar dua jam memicu Banjir di Kampung Carewed, Desa Cijayanti, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Rabu (11/2/2026).
Edo (42) warga Kampung Carewed RT 04 RW 01 Desa Cijayanti, Babakan Madang menduga Banjir terjadi karena dampak pembangunan Perumahan Cluster Sanctuarry, Sentul City.
Menurut dia, Banjir dialami warga sejak lima tahun lalu, setelah kebun dan sawah di sebelah kampungnya dibangun perumahan mewah.
Karena lokasi perumahan tersebut ditinggikan, kata Edo, terjadi perubahan arus yang awalnya ke sawah menjadi menuju perkampungan.
"Bencana Banjir ini sudah kami alami sejak Tahun 2020 ketika perumahan itu berdiri. Namun Banjir yang paling tinggi 60-100 Cm, kini ketinggian air mencapai 2 meter," kata Edo kepada wartawan, Rabu (11/1/2026).
Menurut Edo, saat Banjir melandan, istri dan anak-anaknya berlari ke rumah tetangga yang lebih aman. Namun alat-alat elektronik di rumah tak bisa diselamatkan.
"Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun alat-alat elektronik, kasur, lemari pakaian saya rusak karena terendam air Banjir," kata Edo.
Sementara itu, seorang ibu rumah tangga yang tak mau disebutkan namanya mengaku bosan dengan kondisi Banjir yang seolah rutin terjadi di wilayahnya.
"Setiap tahun, sebelum puasa maupun Hari Raya Idulfitri pasti terjadi Banjir, jendela rumah saya sampai jebol karena air dan lumpur masuk ke dalam rumah," tegasnya. ***
Editor : Gin gin T Ginulur

