Cuti Mudik Lebaran, Rudy Perintahkan Puskesmas dan Kecamatan Tetap Buka

Selama musim mudik dan cuti Lebaran 2022 Bupati Garut Rudy Gunawan memerintahkan semua Puskesmas dan Kecamatan tetap buka melayani pemudik

Cuti Mudik Lebaran, Rudy Perintahkan Puskesmas  dan Kecamatan Tetap Buka
Bupati Garut Rudy Gunawan saat meninjau perbaikan jalan. Dia meminta perbaikan dipercepat karena ribuan pemudik diprediksi lewat Garut saat mudik Lebaran 2022. Dia pun meminta Puskesmas dan Kecamtan tetap buka selama cuti Lebaran.

INILAHKORAN, Garut -  Bupati Garut Rudy Gunawan meminta Puskesmas dan kantor Pemerintah Kecamatan tetap buka atau beroperasi melayani pemudik pada masa cuti Lebaran 2022.

"Pelayanan di Puskesmas  selama mudik ini tetap merupakan bagian yang harus dibuka. Ya, terutama jalur-jalur (mudik)," kata Rudy Gunawan saat memimpin Apel Virtual di Command Center Garut Pendopo Kecamatan Garut Kota, Senin  25 April 2022.

Rudy Gunawan juga meminta kendaraan ambulans yang ada di Puskesmas tetap bersiaga dengan bahan bakar terisi penuh saat musim mudik Lebaran ini.

Baca Juga: Asyik....ASN Garut Boleh Mudik Pakai Kendaraan Dinas, Ini Syaratnya

"unit 119 untuk siap. Apabila ada pasien yang harus dirujuk untuk mendapatkan perawatan lanjutan di rumah sakit. Saya mohon itu jadi bagian perhatian di setiap kantor unit layanan puskesmas," ingatnya.

Seperti halnya puskesmas, Rudy meminta kantor pemerintah kecamatan tetap dibuka memberikan pelayanan, khususnya kepada para pemudik. Karenanya, sistem piket mesti diberlakukan di kantor pemerintah kecamatan.

Kendati kantor pemerintah kecamatan diminta dibuka selama cuti Lebaran, Rudy memperbolehkan camat melaksanakan cuti atau tidak hadir di kantor. Asalkan, yang bersangkutan terlebih dahulu membuat surat tugas agar pelayanan kantor pemerintah kecamatan tidak benar-benar tutup.

Baca Juga: Polda Jabar Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran Pada H-3

Cuti Lebaran sendiri, kata Rudy, berlangsung mulai 29 April hingga 9 Mei 2022, sesuai Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Birokrasi Reformasi.(zainulmukhtar)


Editor : inilahkoran