Dadang Supriatna Gelar Liga Santri Piala Bupati Bandung di Kawasan Stadion si Jalak Harupat pada Hari Santri Nasional

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi perhelatan Liga Santri Piala Bupati Bandung yang dilaksanakan di kawasan Stadion si Jalak Harupat, Senin 2 Oktober 2023. Kompetisi digelar dalam rangka Hari Santri Nasional 2023.

Dadang Supriatna Gelar Liga Santri Piala Bupati Bandung di Kawasan Stadion si Jalak Harupat pada Hari Santri Nasional
Dadang Supriatna menyebutkan, memperingati Hari Santri Nasional itu pihaknya merasa penting untuk menggelar perhelatan Liga Santri Piala Bupati Bandung dan terus menggelorakan semangat Hari Santri Nasional di Kabupaten Bandung. (istimewa)
Banner bank bjb

INILAHKORAN, Soreang - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi perhelatan Liga Santri Piala Bupati Bandung yang dilaksanakan di kawasan Stadion si Jalak Harupat, Senin 2 Oktober 2023. Kompetisi digelar dalam rangka Hari Santri Nasional 2023.

"Saya mengapresiasi digelarnya kompetisi Liga Santri Piala Bupati Bandung ini sebagai sarana silaturahmi Hari Santri Nasional dan meningkatkan minat bakat para santri," kata Dadang Supriatna dalam sambutan pembukaan Liga Santri Piala Bupati Bandung tersebut.

Dadang Supriatna menyebutkan, memperingati Hari Santri Nasional itu pihaknya merasa penting untuk menggelar perhelatan Liga Santri Piala Bupati Bandung dan terus menggelorakan semangat Hari Santri Nasional di Kabupaten Bandung.

"Pemerintah mengapresiasi atas prakarsanya dari salah satu partai politik yang mengusulkan bahwa Hari Santri harus digelar dan adanya Undang-Undang tentang Pesantren. Karena ini sejarah yang penting di Indonesia," ujarnya.

Dadang Supriatna  juga mengungkapkan belum tentu ada Liga Santri Piala Bupati Bandung kalau tidak ada Hari Jadi Santri Nasional.

"Rangkaian Liga Santri Piala Bupati Bandung  ini, mohon dicatat oleh Kadispora Kabupaten Bandung, mohon dicatat oleh Kadis Pendidikan Kabupaten Bandung, dan juga para camat karena pesantrennya ada di tiap-tiap kecamatan," katanya.

Dadang meyakini di Kabupaten Bandung telah ada lebih dari 300 pesantren. Tetapi baru 14 pesantren yang ikut serta dalam penyelenggaraan Liga Santri tahun 2023 ini.

"Mudah-mudahan ke depan, bukan 14 pesantren lagi tapi seluruh pesantren ikut dalam Liga Santri Piala Bupati Bandung," ujarnya.

Melalui kompetisi Liga Santri Piala Bupati Bandung itu, dikatakan Dadang, sebelumnya Kabupaten Bandung menjadi juara nasional setelah melalui beberapa kompetisi pada tahun 2022 kemarin.

"Itu awalnya Liga Santri Piala Bupati Bandung yang dimenangkan para santri asal Pesantren Salafiah Al-Falah Bojongsoang Kabupaten Bandung," katanya.

Artinya, kata Dadang,  para santri mempunyai kemampuan dan kelebihan. Ia yakin bahwa ke depannya santri dapat menjadi pemimpin nasional. Ia pun berharap para santri dari kalangan “sarungan” bisa menjadi pejabat supaya bisa memperhatikan dan ingat para santri yang ada di lingkungan pesantren.

"Saya berharap melalui Liga Santri ini dapat mempererat tali silaturahmi antara pesantren yang satu dengan yang lainnya," ujarnya.

Melihat prestasi, Dadang juga mengharapkan KONI Kabupaten Bandung hadir di Liga Santri Piala Bupati Bandung tersebut. Ia meyakini dari sekian santri yang ada di Kabupaten Bandung pasti ada atlet-atlet yang punya bakat dan bisa menjadi atlet nasional dan profesional. 

“Buktinya kemarin, pemain sepak bola setelah juara kabupaten dan juara provinsi, kemudian menjadi juara nasional. Ada sebagian atletnya yang diambil oleh PSSI untuk usia 22 tahun, bahkan ada yang usia 17 tahun," katanya.

Dengan berbagai prestasi ini, Dadang berharap para peserta atau tim yang ikut dalam Liga Santri Piala Bupati Bandung itu untuk menunjukkan  kemampuannya. Makanya, khususnya untuk sepak bola memperebutkan Piala Bergilir dari Bupati Bandung.

"Para santri jangan khawatir, kalian punya potensi, dan kalian punya kesempatan yang sama. Saya dari Pemerintah Kabupaten Bandung, walaupun pesantren kewenangannya di Kemenag, tapi saya akan terus dan tetap fokus memuliakan ulama dan tetap fokus bagaimana untuk membantu para santri di pesantren," ujarnya.*** (rd dani r nugraha)


Editor : Doni Ramdhani