Dadang Supriatna Minta Camat dan Lurah di Baleendah Awasi SPPG
Sebanyak 18 dari 26 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung berada di Kecamatan Baleendah. Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta camat dan para lurah mengawal program tersebut agar berjalan dengan baik.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang - Sebanyak 18 dari 26 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sudah beroperasi untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung berada di Kecamatan Baleendah. Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta camat dan para lurah mengawal program tersebut agar berjalan dengan baik.
“Program MBG harus berjalan dengan baik demi masa depan anak-anak kita. Saya titip kepada Pak Camat, Lurah, serta Ketua RW untuk mengawal pengelolaan dapur MBG di wilayah masing-masing. Jangan sampai ada kasus keracunan, khususnya di Kecamatan Baleendah dan umumnya di Kabupaten Bandung,” kata Dadang Supriatna di Baleendah, Minggu 5 Oktober 2025.
Dadang juga menekankan agar SPPG dapat menyiapkan serta mendistribusikan makanan bergizi dengan tepat sasaran, seperti kepada anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas makanan sesuai standar yang baik.
Sebagai langkah pencegahan terjadinya keracunan, Dadang berkomitmen mempercepat proses sertifikasi laik higiene bagi setiap SPPG. Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) merupakan dokumen resmi yang menyatakan bahwa usaha pangan telah memenuhi standar kebersihan dan sanitasi, sehingga menjamin keamanan produk serta kesehatan masyarakat.
“Pemerintah daerah akan membantu percepatan proses sertifikat tersebut, asalkan syarat-syarat terpenuhi, seperti keberadaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL), kualitas masakan yang terjaga, dan standar nasi yang tidak mengandung air berlebih,” ujarnya.
Seperti diketahui, di Kabupaten Bandung rencananya ada 361 titik yang akan dibangun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), tapi pembangunannya tidak bisa sekaligus, jadi dilakukan secara bertahap karena tidak semua titik dibangun pemerintah. Kami juga berkolaborasi dengan mitra dan pihak swasta.
Saat ini, dari 361 titik tersebut, sebanyak 147 titik SPPG sudah beroperasi, sementara sekitar 200 lainnya masih dalam tahap persiapan. Program MBG, menurutnya diyakini mampu menyelesaikan berbagai persoalan, terutama stunting, karena melalui MBG, pemberian asupan nutrisi kepada anak-anak, ibu hamil, serta ibu menyusui dapat dilakukan secara masif dan rutin.
Editor : Doni Ramdhani

