Damkar Kabupaten Bogor Terima 3 Laporan Evakuasi Tawon yang Paling Bahaya Sengatannya

Kabupaten Bogor ternyata menjadi habitat alami Tawon vespa, khususnya jenis Vespa Affinis atau disebut tawon Ndas.

Damkar Kabupaten Bogor Terima 3 Laporan Evakuasi Tawon yang Paling Bahaya Sengatannya
Kabupaten Bogor ternyata menjadi habitat alami Tawon vespa, khususnya jenis Vespa Affinis atau disebut tawon Ndas.

INILAHKORAN, Bogor - Kabupaten Bogor ternyata menjadi habitat alami tawon vespa, khususnya jenis Vespa Affinis atau disebut tawon Ndas.

tawon Vespa Affinis. dianggap sebagai salah satu tawon paling berbahaya karena sengatannya yang beracun dan potensi reaksinya yang mematikan. 

Sengatan tawon Vespa Affinis dengan jumlah banyak disebut bisa sangat berbahaya, terutama jika individu yang disengat adalah individu yang alergi terhadap racunnya.

Pada Bulan Februari Tahun 2024 lalu, seorang Balita warga Desa Leuwimalang, Cisarua, Kabupaten Bogor tewas karena disengat tawon Besoa Affinis saat akan diobati di sebuah klinik kesehatan.

Komandan Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor Arman Riyanto menyebutkan bahwa jajarannya sering mendapatkan laporan warga, yang meminta pihaknya mengevakuasi tawon Vespa Affinis..

"Setiap hari, ada sekitar 3 laporan dari banyak laporan warga, itu mereka meminta kami mengevakuasi tawon Vespa Affinis," sebut Arman Riyanto kepada wartawan, Kamis, 24 Julu 2025.

Arman Riyanto mengaku membutuhkan waktu yang lebih lama, jika dibandingkan waktu mengevakuasi ular, cincin yang sulit dicopot ataupun ragam pertolongan lainnya.

"Kami harus pastikan keselamatan diri dengan menggunakan helm, sarung tangan, penyemprot dan tangga, baru melaksanakan evakuasi. Tim Rescue Damkar, bahkan pernah mengalami disengat tawon hingga bibir dan bagian wajah lainnya mengalami bengkak - bengkak," tutur Arman Riyanto.

Ia menjelaskan tawon Vespa Affinis memiliki julukan tawon Ndas, karena dalam pembuatan sarang tawonnya terbuat dari tanah atau lumpur yang berbentuk seperti kepala.

Ratu tawon Vespa Affinis,memiliki panjang 30 mm, jantan 26 mm, dan pekerja rata-rata 22 hingga 25 mm.

Kepala tawon Vespa Affinis berwarna cokelat kemerahan atau hitam, dengan banyak guratan dan beberapa rambut tegak, propodeum berwarna hitam. 

Kaki berwarna cokelat tua. Sayap berwarna cokelat tua, tegulae cokelat tua. Badan bergurat-gurat dengan ruas berwarna cokelat tua kecuali ruas pertama dan kedua berwarna jingga kekuningan. 

tawon Vespa Affinis berburu makanan di dekat tanah di daerah berumput, hutan, dan gurun. 

Makanan favoritnya berupa karbohidrat seperti getah pohon, nektar, buah-buahan, dan air liur larva, serta makanan berprotein seperti bangkai, tawon kertas (Polistinae) dan lebah (Apidae). 

tawon Vespa Affinis juga memakan lebah dan mengumpulkan daging dari serangga yang baru mati. 

tawon Vespa Affinis suka membuat sarangnya di pohon, juga di semak belukar dan rangka atap bangunan rumah. 

Di daerah tropis, sarang tawon Vespa Affinod dapat berbentuk pir, tetapi di daerah subtropis, sarangnya cenderung lonjong dengan ujung membulat. 

Sarang yang lebih kecil berbentuk bola dengan pintu masuk samping sedangkan sarang yang lebih besar lebih lonjong dan memiliki banyak pintu masuk. 

Sarang tersebut memiliki banyak lipatan dan lapisan melingkar, dengan panjang 60 Cm di wilayah tropis, seperti Kabupaten Bogor. ***


Editor : JakaPermana