Dapat Kuota 2 Ribu Unit di Program Renovasi Rumah, Pemprov Jabar Targetkan Rampung di Februari 2026
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memastikan, pihaknya akan memaksimalkan kuota dua ribu unit di program renovasi rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), melalui program gotong royong renovasi rumah Merah Putih Tahun 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman memastikan, pihaknya akan memaksimalkan kuota dua ribu unit di program renovasi rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), melalui program gotong royong renovasi rumah Merah Putih Tahun 2025.
Sekda Herman menargetkan, kuota tersebut sudah dapat terserap penuh maksimal di Februari 2026 mendatang. Dimana akan disebar di kabupaten/kota yang ada di Jabar.
Di Kota Bandung kata Sekda Herman, total ada 500 unit. Dari jumlah tersebut, 124 unit sudah rampung dan sisanya masih dalam proses.
"Mudah-mudahan Februari itu sudah tuntas semuanya, sebelum Lebaran targetnya sudah tuntas semua yang di Kota Bandung," ujar Herman, saat ditemui seusai serah terima kunci program gotong royong renovasi rumah Merah Putih Tahun 2025, di Lapangan RW 12 Gg Madesa III, Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung, Rabu 3 September 2025.
Selain di Kota Bandung, program gotong royong renovasi rumah Merah Putih Tahun 2025 juga sedang berjalan di Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Depok dan Kabupaten Bogor.
"Sekarang sedang berjalan 250 unit di Kabupaten Bekasi, 250 unit di Kota Bekasi, 500 unit di Depok dan 500 unit di Kabupaten Bogor. Ini sementara nanti berkembang lagi," ucapnya.
Masing-masing diberikan pembiayaan perbaikan sekitar Rp30 juta, tergantung kondisi rumahnya.
"Dari pemerintah Provinsi membantu untuk biaya tinggal sementara selama rumahnya direnovasi, kan harus kontrak rumah. Itu dikasih stimulus dari Provinsi Jawa Barat sinergi dengan Summarecon. Biaya kontrakan nya tergantung daerah, kalau di sini informasinya Rp750 ribu," pungkasnya.***
Editor : JakaPermana


