Dapur MBG di Ponorogo Disorot, Kondisinya Kotor dan Tak Layak
Dapur MBG di Ponorogo, Jawa Timur, yang akhirnya dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kondisi memprihatinkan ditemukan dalam dua dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ponorogo, Jawa Timur, yang akhirnya dihentikan sementara oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Hasil inspeksi menunjukkan fasilitas dapur jauh dari standar kelayakan. Tim pengawas menemukan lingkungan dapur yang kotor, berbau tidak sedap, serta tidak memenuhi Standar Operasional Prosedur (SOP).
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro, menyebut kondisi tersebut sangat tidak layak untuk operasional.
Beberapa temuan di lapangan antara lain lantai dapur yang mengelupas, dinding berjamur, ruang pemorsian tanpa pendingin udara, serta tidak adanya ruang istirahat bagi petugas.
Selain itu, sistem pengelolaan limbah juga dinilai buruk. Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tidak memadai dan hanya menggunakan buis beton sederhana yang hampir meluap.
“Dapur-dapur ini sangat tidak layak untuk dilanjutkan,” tegas Dony.
Ironisnya, untuk memperbaiki fasilitas yang rusak, kepala SPPG justru harus menggunakan dana pribadi karena pihak yayasan tidak menyediakan anggaran.
Temuan ini memperkuat alasan BGN untuk menghentikan sementara operasional dapur tersebut, sembari menunggu perbaikan menyeluruh agar sesuai dengan standar kebersihan dan keamanan pangan.
Editor : Firda Rachmawati

