Dedi Mulyadi Kasih Jaminan Dana Hibah Pemprov Jabar Tidak Lagi Ugal-ugalan
Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi menjamin, di bawah pemerintahannya kelak, pengalokasian dana hibah tidak lagi ugal-ugalan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi menjamin, di bawah pemerintahannya kelak, pengalokasian dana hibah tidak lagi ugal-ugalan.
Dimana sebelumnya, Pemprov Jabar pernah menggelontorkan dana hibah mencapai Rp3 triliun dalam satu tahun, yang bahkan nilainya ini lebih besar dari anggaran belanja organisasi perangkat daerah (OPD).
"Ugal-ugalan (dana hibah) itu kan bukan pernyataan saya aja, itu pernyataan inspektorat (Kepala Inspektorat Jabar Eni Rohyani) loh. Jadi memang terjadi missed, pengelolaan keuangan dimana ada admin yang menguasai sistem, sehingga dia bisa memasukkan anggaran bisa memproses dan bisa mencairkan (sendiri)," ujar Dedi Mulyadi atau KDM di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu 22 Januari 2025.
Kelak kata dia, hal ini akan ditertibkan supaya pemanfaatan anggaran lebih terkontrol dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat.
"Paling utama, mulai saat ini seluruh OPD akan mengumumkan jumlah anggaran dan jenis kegiatan kepada masyarakat," ucapnya.
KDM melanjutkan, pihaknya bakal melakukan koreksi terhadap setiap anggaran dan tidak lagi memprioritaskan pemberian dana hibah.
"Kita akan memprioritaskan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Jadi tahun ini jalan lrovinsi harus selesai 100 persen, ruang kelas baru harus terbangun, SMA terutama, Puskesmas harus segera tertata, rumah sakit harus tertata, tetapi tentunya prioritasnya hari ini adalah di dua penyelesaian jalan provinsi dan kemudian penyelesaian 140 ribu warga yang tidak punya listrik," tandasnya.***
Editor : JakaPermana

