Dedi Mulyadi Tegaskan Wacana Tol Pasteur-Lembang Tak Mutlak
Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi menegaskan, bahwa wacana Tol Pasteur-Lembang yang sempat diungkapkannya tidak mutlak harus dilakukan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi menegaskan, bahwa wacana Tol Pasteur-Lembang yang sempat diungkapkannya tidak Mutlak harus dilakukan.
Dedi Mulyadi atau KDM menjelaskan, wacana tersebut hanya salah satu alternatif yang diinginkannya, guna mengurai kemacetan di Kota Bandung.
Selain itu lanjut dia, butuh kajian secara mendalam dari para pakar, terkait kebutuhan. Apakah kelak dengan kehadiran KRL, masalah kemacetan dapat terurai atau tidak, sebelum memutuskan rencana pembangunan Tol Pasteur-Lembang.
"Nanti kalau sudah ada KRL. Apakah itu masih diperlukan atau tidak, dengan dana Rp1 triliun diperkirakan KRL ini, apakah masih perlu atau tidak. Nah nanti kita lihat," ujar KDM di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu 22 Januari 2025.
Kelak sambung KDM, akan ada sikap dari pakar terkait penyelesaian kemacetan di Kota Bandung.
Tetapi yang pasti sambung dia, pihaknya menargetkan dalam dua tahun ke depan kemacetan di Bandunh Raya terselesaikan.
"Kita ingin dua tahun ke depan tidak ada lagi macet," tandasnya.
Sebelumnya, dalam akun YouTube miliknya KDM berdiskusi bersama Wali Kota Bandung Terpilih Muhammad Farhan, yang berencana membangun Tol Pasteur-Lembang untuk mengurai kemacetan,***
Editor : JakaPermana

