Dedi Mulyadi Temui Keluarga Korban TPPO di China, Janji Percepat Penanganan
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertemu dengan Emilia, ibunda Reni Rahmawati, warga Kota Sukabumi yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Guangzhou, China.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung – Gubernur Jawa Barat dedi mulyadi bertemu dengan Emilia, ibunda Reni Rahmawati, warga Kota Sukabumi yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Guangzhou, China.
Pertemuan berlangsung di Ruang Kerja Gubernur Gedung Sate, Kota Bandung pada Jumat 19 September 2025 lalu.
“Saya sudah bertemu dengan Ibu Emilia, ibunya Reni Rahmawati, yang hari ini dimungkinkan berada di Guangzhou, China. Dia merupakan korban perdagangan orang dan dimungkinkan di sana diperjualbelikan,” ujar Dedi dikutip dari akun media sosialnya, Minggu 21 September 2025.
Dedi menegaskan sudah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum, untuk menindak para pelaku perekrutan yang berasal dari Indonesia.
“Pelakunya adalah warga negara Indonesia. Ada empat orang yang terindikasi, tiga di antaranya warga dua orang dari Cianjur, satu dari Bogor, serta satu orang warga Jakarta keturunan,” ungkapnya.
Selain aparat kepolisian, Dedi juga menggandeng pemerintah pusat. Ia sudah berkomunikasi dengan Menteri yang menangani buruh migran, Mukhtarudin, agar penanganan kasus berjalan cepat dan Reni segera dipulangkan.
“Semoga masalah ini segera cepat tertangani dan anaknya bisa kembali ke Indonesia,” ucap Dedi.
Dalam kesempatan itu, Dedi mengingatkan warga Jawa Barat agar waspada terhadap bujuk rayu pihak tidak bertanggung jawab yang menawarkan pekerjaan ke luar negeri dengan iming-iming besar.
“Hati-hati untuk seluruh warga Jawa Barat. Tawaran bekerja di luar negeri bisa menjadi jerat perdagangan orang. Jangan sampai tergoda bujuk rayu yang pada akhirnya membawa penderitaan,” pungkasnya. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

