Desa Kediaman Presiden Prabowo Subianto juga Masuk Kawasan Kehutanan, Lahan Hanya Dipinjam Pakai Petani Penggarap

Dua Desa di Kecamatan Babakan Madang masuk ke dalam kawasan kehutanan, salah satunya desa tempat Presiden Prabowo Subianto bermukim yaitu Desa Bojong Koneng.

Desa Kediaman Presiden Prabowo Subianto juga Masuk Kawasan Kehutanan, Lahan Hanya Dipinjam Pakai Petani Penggarap
Selain Desa Bojong Koneng, desa lainnya di Kecamatan Babakan Madang yang masuk ke dalam kawasan kehutanan ialah Desa Karang Tengah. (reza zurifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Dua desa di Kecamatan Babakan Madang masuk ke dalam kawasan kehutanan, salah satunya desa tempat Presiden Prabowo Subianto bermukim yaitu Desa Bojong Koneng.

Selain Desa Bojong Koneng, desa lainnya di Kecamatan Babakan Madang yang masuk ke dalam kawasan kehutanan ialah Desa Karang Tengah.

Tak hanya itu, dua desa di dua kecamatan yang bertetangga dengan Desa Bojong Koneng dan Desa Karang Tengah, yaitu Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur dan Desa dan Kecamatan Megamendung juga masuk ke dalam kawasan kehutanan

Kasi Pemerintahan Kecamatan Babakan Madang Wahyudin mengungkapkan berbeda dengan desa lainnya seperti Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, masyarakat tidak menguasai lahan yang diklaim Kawasan Kehutanan tersebut.

"Baik, di Desa Bojong Koneng, Cisadon maupun Gunung Pancar, Desa Karang Tengah. Masyarakat hanya sebagai petani  penggarap yang tergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) hingga legalitas pinjam pakai lahannya pun jelas dan siap mengembalikan lahan perkebunan kopinya sebagai Kawasan Kehutanan," ungkap Wahyudin kepada wartawan, Selasa, 21 Oktober 2025.

Wahyudin menerangkan, bahwa eksisting lahan Kawasan Kehutanan saat ini berupa perkebunan kopi, dengan sistem tanam tumpang sari.

Sehingga, kondisi kawasan kehutanan di Desa Bojong Koneng dan Desa Karang Tengah masih terbilang asri.

"Para petani penggarap, paling hanya membangun bangunan non permanen atau saung sebagai tempat istirahat dan berteduh, baik dari cuaca hujan maupun panas terik," terang pria yang pernah menjabat sebagai Pj Kades Bojong Koneng tersebut. 


Editor : Doni Ramdhani