Di Kabupaten Bogor pun PKS menjadi Parpol Pertama yang Daftar Bacalegnya ke KPU
PKS menjadi partai politik pertama yang mendaftarkan nama bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Bogor ke KPU setempat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - PKS menjadi partai politik pertama yang mendaftarkan nama bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD Kabupaten Bogor ke KPU setempat.
Pimpinan, pengurus dan kader DPD PKS Kabupaten Bogor datang ke Gedung Aula KPU Kabupaten Bogor tepat pada pukul 13.08 WIB, pada Senin, 8 Mei 2023.
"DPD PKS Kabupaten Bogor merupakan partai politik yang pertama mendaftarkan Bacaleg DPRD Kabupaten Bogor. Padahal, kami membuka pendaftaran sejak tanggal 1 Mei kemarin hingga 14 Mei mendatang," kata Ketua KPU Kabupaten Bogor Umi Wahyuni kepada wartawan.
Umi Wahyuni menuturkan bahwa dari total jumlah partai politik, baru 8 partai politik yang sudah menjadwalkan diri mendaftarkan Bacaleg DPRD Kabupaten Bogor.
"Selain PKS, ada PDIP, PKN, PAN, Gelora, PPP, PSI, Hanura dan Partai Golkar yang sudah menentukan tanggal pendaftaran Bacaleg DPRD Kabupaten Bogor. Untuk tanggal 9-10 Mei itu masih kosong," tutur Umi Wahyuni.
Ia menjelaskan, sejak 1 hingga 13 Mei itu pendaftaran Balcaleg DPRD Kabupaten Bogor dibuka sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
"Sedangkan di hari terakhir atau 14 Mei, kami buka pendaftaram Bacaleg DPRD Kabupaten Bogor sejak pukul 08.00 hingga 23.59 WIB," jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPD PKS Kabupaten Bogor Dedi Aroza menjelaskan pada 8 Mei itu seluruh DPD PKS seluruh Indonesia secara serentak mendaftarkan Bacaleg DPRD kabupaten/kota.
"PKS siap mengikuti semua tahapan dan ragam Pemilu 2024 mendatang. Oleh karena secara serentak kami mendaftar ke masing-masing KPU kabupaten maupun kota," jelas Dedi Aroza.
Dedi Aroza menjelaskan, PKS taat terhadap Peraturan KPU (PKPU) seperti kuota keterwakilan perempuan di tiga nomor urut teratas.
"Kuota Bacaleg DPRD Kabupaten Bogor 30 persennya adalah perempuan, salah satu nama-nama Bacaleg perempuan tersebut ada yang mendapatkan nomor urut 1, 2 atau 3," jelasnya.*** (reza zurifwan)
Editor : Doni Ramdhani
