Dianjurkan Tidur Setelah Sholat Ini, Jadi Cara Mudah Bakar Lemak Menurut dr Zaidul Akbar

Dianjurkan tidur setelah melaksanakan sholat ini, karena menurut dr Zaidul Akbar menjadi cara mudah bakar lemak tubuh.

Dianjurkan Tidur Setelah Sholat Ini, Jadi Cara Mudah Bakar Lemak Menurut dr Zaidul Akbar
Zaidul Akbar menjelaskan setelah sholat isya harus tidur

INILAHKORAN - Menjaga berat badan ideal bukan hanya tentang pola makan dan olahraga, tetapi juga kebiasaan tidur yang baik. Menurut dr Zaidul Akbar, tidur setelah shalat Isya adalah kebiasaan yang sangat dianjurkan karena dapat membantu menurunkan berat badan secara alami.

tidur Ba’da Isya, Kebiasaan Rasulullah SAW

Dalam sebuah unggahan di akun Instagram @yukbelajarjsr, dr Zaidul Akbar menjelaskan bahwa Rasulullah SAW memiliki rutinitas tidur yang teratur, yakni segera setelah shalat Isya.

“Nabi tidur kapan? Ba’da Isya. Itu tidur rutinnya, bahkan bisa disebut sebagai tidur wajib jika merujuk pada hadis,” jelasnya.

tidur setelah shalat Isya bukan sekadar kebiasaan, tetapi juga bagian dari gaya hidup sehat yang diterapkan Rasulullah SAW. Menurut dr Zaidul Akbar, pola tidur ini sangat bermanfaat bagi kesehatan, termasuk dalam membantu menurunkan berat badan.

Peran Growth Hormone dalam Pembakaran lemak

Secara ilmiah, tidur lebih awal memiliki dampak positif pada produksi growth hormone (hormon pertumbuhan). Menurut dr Zaidul Akbar, tubuh mulai melepaskan growth hormone secara optimal ketika seseorang tidur dari waktu Isya hingga sekitar pukul 00.00 atau 01.00 dini hari.

“Hormon pertumbuhan ini memiliki peran besar dalam pembakaran lemak. Jika produksinya meningkat, maka tubuh secara alami akan membakar lebih banyak lemak,” ungkapnya.

Sebaliknya, kurang tidur justru dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Mereka yang sering begadang cenderung mengalami ketidakseimbangan hormon yang berujung pada peningkatan nafsu makan dan penimbunan lemak di tubuh.

tidur Cukup, Kunci Gaya Hidup Sehat

Lebih lanjut, dr Zaidul Akbar menegaskan bahwa memahami pola tidur Rasulullah SAW adalah langkah awal dalam menerapkan gaya hidup sehat.

“Tidak perlu membahas peradaban yang panjang lebar kalau kita sendiri tidak memahami bagaimana cara tidur Nabi,” tegasnya.

Ia juga menyinggung bahwa banyak kebiasaan sehari-hari yang bertentangan dengan sunnah, seperti makan sambil berdiri atau menggunakan tangan kiri. Oleh karena itu, ia mengajak umat Muslim untuk lebih memperhatikan kebiasaan yang diajarkan Rasulullah SAW, termasuk dalam pola tidur.


Editor : Firda Rachmawati