Dilirik Raksasa Otomotif Listrik, Platform Nyari Gawe Jabar Jadi Kanal Rekrutmen Massal

Platform pencarian kerja Nyari Gawe milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat kian menunjukkan perannya sebagai jembatan strategis antara pencari kerja dan dunia industri. Sejak diluncurkan pada Oktober 2025, platform ini mulai dilirik perusahaan-perusahaan besar, termasuk jenama global kendaraan listrik.

Dilirik Raksasa Otomotif Listrik, Platform Nyari Gawe Jabar Jadi Kanal Rekrutmen Massal
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID – Platform pencarian kerja Nyari Gawe milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat kian menunjukkan perannya sebagai jembatan strategis antara pencari kerja dan dunia industri. Sejak diluncurkan pada Oktober 2025, platform ini mulai dilirik perusahaan-perusahaan besar, termasuk jenama global kendaraan listrik.

Kepala Bidang Penempatan, Perluasan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Pentatrans) Disnakertrans Jawa Barat, Hendra Kusuma Sumantri menuturkan, Nyari Gawe dirancang untuk memangkas hambatan klasik dalam proses rekrutmen, baik dari sisi pencari kerja maupun penyedia lapangan kerja.

Keunggulan utama platform ini terletak pada skema layanan tanpa pungutan biaya. Baik perusahaan maupun pencari kerja dapat berinteraksi secara langsung tanpa beban administrasi, sehingga menciptakan ekosistem rekrutmen yang inklusif dan efisien.

Kondisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi industri berskala besar yang membutuhkan tenaga kerja dalam jumlah masif. Salah satunya adalah PT BYD, produsen mobil listrik asal Tiongkok, yang tengah membangun pabrik di Kabupaten Subang.

“Ada beberapa perusahaan besar yang memang sudah menggunakan mass hiring. Salah satunya adalah PT BYD, kemudian juga Insya Allah kita sesuai dengan arahan Pak Gubernur (Dedi Mulyadi), kita juga akan melaksanakan fasilitasi untuk mass hiringnya teman-teman PT Vinfast di Subang,” ungkap Hendra saat dihubungi INILAHKORAN.ID, Minggu 18 Januari 2026.

Tak hanya perusahaan asing, industri nasional juga mulai memanfaatkan Nyari Gawe sebagai kanal utama rekrutmen tenaga kerja. PT Kaldu Sari Nabati, salah satu pemain besar industri makanan, tercatat telah menggunakan platform ini untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia secara massal.

“Jadi, beberapa perusahaan yang memang sudah pernah melakukan mass hiring melalui Aplikasi ini. Bisa disampaikan mereka cukup terpenuhi kebutuhan-kebutuhannya,” ucapnya.

Pemanfaatan Nyari Gawe oleh perusahaan-perusahaan besar ini dinilai sejalan dengan strategi Pemprov Jawa Barat dalam merespons tantangan ketenagakerjaan, terutama di tengah gelombang investasi industri dan tingginya kebutuhan penyerapan tenaga kerja lokal.

Ke depan, Pemprov Jabar menargetkan Nyari Gawe tidak hanya menjadi etalase lowongan kerja, tetapi juga instrumen pengendali kualitas penempatan tenaga kerja yang terintegrasi dengan kebutuhan industri dan kebijakan pembangunan daerah.***


Editor : JakaPermana