Dinkes KBB Buka Posko Medis di Alun-Alun Lembang Selama Libur Panjang
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berinisiatif mendirikan Posko Kesehatan terpusat di kawasan Alun-Alun Lembang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Menyambut deretan momen libur panjang mulai dari perayaan Iduladha 1447 H hingga peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) berinisiatif mendirikan posko kesehatan terpusat di kawasan alun-alun lembang.
Keberadaan fasilitas darurat ini disiapkan secara khusus untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan pelayanan medis, mengingat kawasan Lembang menjadi salah satu destinasi wisata andalan yang selalu dibanjiri pengunjung setiap kali musim liburan tiba.
Kesiapan operasional posko ini telah dipastikan langsung oleh menegaskan bahwa
"Pendirian posko ini merupakan implementasi langsung dari arahan Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, guna menjamin keamanan dan kenyamanan setiap orang yang beraktivitas di pusat keramaian wisata tersebut," kata Plt Kepala Dinkes KBB, Lia Nurliana Sukandar, Sabtu (30/5/2026).
Tidak hanya sekadar mendirikan posko, jelas Lia, pihaknya juga memastikan seluruh elemen penunjang, mulai dari ketersediaan obat-obatan, peralatan medis, hingga mobil ambulans sudah lengkap dan siap digunakan kapan saja.
"Kami sudah meninjau kesiapan posko kesehatan yang disiapkan di alun-alun lembang dan memastikan pelayanan bisa berjalan optimal saat dibutuhkan.
"Mulai dari sarana prasarana, obat-obatan, hingga ambulans semuanya kami pastikan tersedia dan berfungsi baik, sesuai arahan Bupati Bandung Barat Bapak Jeje Ritchie Ismail," sambungnya.
Untuk menjamin pelayanan berjalan 12 jam penuh setiap harinya, terang Lia, penugasan personel dibagi ke dalam dua sistem shift, yakni giliran pagi hingga siang, dan lanjutan siang hingga sore hari.
Ia menyebut, kekuatan medis di posko ini pun dikumpulkan dari tiga unit pelayanan kesehatan terdekat, melibatkan tenaga ahli dari Puskesmas Lembang, Puskesmas Parongpong, dan Puskesmas Ngamprah.
"Kolaborasi ini dilakukan agar penanganan terhadap masyarakat maupun wisatawan dapat dilakukan dengan lebih cepat, tepat, dan meresponsif," terangnya.
Secara teknis, lanjut Lia, posko ini berfungsi sebagai garda terdepan penanganan kesehatan. Layanan yang diberikan mencakup pengobatan dasar untuk keluhan ringan hingga penanganan awal pada kasus kegawatdaruratan yang mungkin terjadi di tengah keramaian.
Kendati demikian, untuk pasien yang memerlukan tindakan medis lebih kompleks atau perawatan lanjutan, Dinkes KBB telah menunjuk RSUD Lembang sebagai rumah sakit rujukan utama yang siap menerima pasien kapan saja.
"RSUD Lembang disiapkan sebagai rumah sakit rujukan ketika ada yang perlu penanganan kesehatan lebih lanjut. Kami berharap siaga ini memberikan ketenangan, namun tentu doa kami utama bagi seluruh wisatawan yang berkunjung ke KBB, khususnya Lembang, semuanya lancar dan senantiasa dalam keadaan sehat walafiat," ungkapnya.
Sementara itu, dr. Nita, salah satu petugas medis yang bertugas dari Puskesmas Parongpong, melaporkan sejak hari pertama beroperasi bertepatan dengan libur Iduladha, suasana dan pelayanan di posko berjalan sangat kondusif.
"Belum ada kendala berarti yang ditemui, dan alur pelayanan kepada pengunjung berjalan tertib," kata Nita.
Pihaknya berharap dengan adanya posko ini menjadi jaminan keamanan tambahan, sehingga siapapun yang menghabiskan waktu libur panjang di kawasan Lembang dapat merasa lebih aman, nyaman dan terlindungi dengan akses kesehatan dasar yang selalu siaga di tengah keramaian.
"Semua berjalan lancar dari hari pertama libur Iduladha dan tidak ada kendala sama sekali. Kami siap melayani dan membantu siapa saja yang membutuhkan pertolongan medis selama masa liburan ini," ujarnya. ***
Editor : JakaPermana

