Diplomasi Sambal ala Pemprov Jabar dan Inggris, Kembangkan Ekonomi Kreatif

Meracik tahu gejrot, dalam diplomasi sambal yang dilakukan ala Pemprov Jabar dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste di acara Connecti:City 2024 bertajuk Creative Diplomacy, diharapkan mampu mendorong pengembangan industri ekonomi kreatif.

Diplomasi Sambal ala Pemprov Jabar dan Inggris, Kembangkan Ekonomi Kreatif
Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menuturkan, adanya momen meracik tahu gejrot sebagai diplomasi sambal di pembukaan kegiatan Connecti:City 2024 bertajuk Creative Diplomacy, tak lain supaya mendorong minat Inggris untuk terus mendukung Jabar untuk maju terutama di ekonomi kreatif. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Meracik tahu gejrot, dalam diplomasi sambal yang dilakukan ala Pemprov Jabar dengan Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste di acara Connecti:City 2024 bertajuk Creative Diplomacy, diharapkan mampu mendorong pengembangan industri ekonomi kreatif.

Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin menuturkan, adanya momen meracik tahu gejrot sebagai diplomasi sambal di pembukaan kegiatan Connecti:City 2024 bertajuk Creative Diplomacy, tak lain supaya mendorong minat Inggris untuk terus mendukung Jabar untuk maju terutama di ekonomi kreatif.

Sebab, Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Dominic Jermey nyatanya merupakan pecinta sambal sejati yang menjadi khas Tanah Air.

"Tahu gejrot ini simbol diplomasi sambal, saya tanya dia sukanya rujak. Untuk menghormati saya karena lahir di Cirebon, dan tahu gejrot juga dari Cirebon (kita buat tahu gejrot). Dia seneng pedes mintanya lima (cabai)," cerita Bey Machmudin di balik adanya atraksi membuat tahu gejrot pada pembukaan kegiatan Connecti:City 2024 bertajuk Creative Diplomacy di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis 22 Agustus 2024.

Selain tahu gejrot kata Bey Machmudin, Duta Besar Inggris Dominic Jermey juga menggunakan batik tradisional khas Jawa Barat, yakni batik motif Megamendung sebagai bentuk dukungan moral untuk Jabar.

"Dia tadi juga pakai batik tradisional Megamendung," ucapnya.

Sementara Dominic mengaku bersyukur, karena diplomasi sambal yang diinisiasinya dapat terus berlanjut. Bahkan dirinya merasa antusias, karena berkesempatan mencoba aneka masakan pedas khas Jawa Barat.

"Saya disuruh mencoba aneka makanan khas Jabar yang pedas dan mantap. Ini benar-benar surganya sambal dan lalapan yang sangat sehat," ungkapnya.

Dalam membuat tahu gejrot antara Bey Machmudin dan Dominic Jermey, turut dipandu chef jebolan Masterchef yang juga Food Anthropologist, Eko Nurseto.


Editor : Doni Ramdhani