Diringkus di Majalaya, Taufik Hidayat Mengaku Aniaya YTR dalam Pengaruh Alkohol

Pelarian buron kasus penganiayaan dan penyekapan, Taufik Hidayat diringkus polisi di Majalaya. Dia mengaku dalam pengaruh alkohol saat beraksi.

Diringkus di Majalaya, Taufik Hidayat Mengaku Aniaya YTR dalam Pengaruh Alkohol
Taufik Hidayat berhasil diringkus polisi di kawasan Majalaya, Kabupaten Bandung.

inilahbandung.com- Taufik Hidayat, tersangka penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya diringkus polisi di kawasan Majalaya, Selasa (23/6) sore WIB sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Rudi Setiawan mengungkapkan Taufik Hidayat sempat berpindah-pindah tempat ke beberapa wilayah termasuk Tangerang sebelum pelariannya berakhir di Majalaya, Kabupaten Bandung.

Menurut Rudi Setiawan, polisi mengetahui keberadaan Taufik Hidayat di sebuah perumahan, Kecamatan Ciparay dan langsung melakukan penangkapan sebelum yang bersangkutan diamankan terlebih dahulu di Polsek Majalaya.

"Akhirnya pada pukul 18.30 di Kecamatan Ciparay di sebuah perumahan akhirnya kami dapat menemukan keberadaan tersangka dan kita langsung tangkap. Tadi sudah kita amankan di kepolisian terdekat di Polsek Majalaya, setelah itu kita bawa ke Polda," ungkap Rudi Setiawan.

Setelah ditangkap, Taufik menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan termasuk tes narkoba dengan hasil negatif.

"Tahapan yang sesuai ketentuan. Kita periksa kesehatan untuk memastikan kondisi tersangka termasuk pemeriksaan seluruh badan. Kita kemudian tes narkoba dan hasilnya negatif," papar Rudy.

Dalam pelariannya, Taufik mengaku sempat singgah di Tangerang sebelum merasa tidak aman dari kejaran polisi.

Rudy mengatakan, polisi mengendus jejak Taufik melalui beberapa transaksi hingga akhirnya mendapatkan kesimpulan pasti soal keberadaan pria 30 tahun tersebut.

"Pelariannya sempat berpindah ke tangerang. Disana bingung dan merasa tidak aman dan kembali ke Jabar. Yang bersangkutan merasa takut curiga sama semua orang tidak tahu mau kemana akhirnya samapi ke Majalaya dan tertangkap. Dia lari sendiri tidak ada bantuan dari orang lain," beber Rudy.

Selanjutnya, Taufik akan menjalani tes kejiwaan lantaran kejahatan yang dia lakukan sangat di luar nalar.

Taufik sendiri, mengaku kepada polisi kerap berada dalam pengaruh alkohol selama menyekap dan menganiaya korban.

"Semua yang ia lakukan dan akui dia juga akui menyesal karena apa yang dilakukannya dibawah pengaruh alkohol. Setiap dia konsumsi alkohol selalu berdebat kekasihnya cekcok terjadilah penganiayaan," pungkas Rudy.***


Editor : Bsafaat