Disbudpar Kota Bandung Tegaskan Komitmen Jaga Reputasi Wisata Asia Afrika
Pemkot Bandung serius menindaklanjuti pengaduan masyarakat atas dugaan tindakan asusila oleh oknum komunitas cosplay di kawasan Asia Afrika.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Adi Junjunan Mustafa mengatakan, pihaknya serius menindaklanjuti arahan Wali Kota Bandung terkait pengaduan masyarakat atas dugaan tindakan asusila oleh oknum komunitas cosplay di kawasan Asia Afrika.
Menurut dia, rapat koordinasi yang digelar bersama sejumlah pihak dan komunitas cosplay. Merupakan langkah penting menjaga reputasi Kota Bandung, sebagai destinasi wisata yang aman dan nyaman.
“Kegiatan cosplay di kawasan Asia Afrika harus tetap menjaga reputasi, dan keamanan yang selama ini dijaga Kota Bandung,” kata Adi Junjunan Mustafa, Rabu 11 Maret 2026.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya meminta tiga komunitas cosplay menandatangani ikrar bersama. Ikrar tersebut berisi komitmen menghibur tanpa memaksa, bersikap sopan kepada warga, maupun wisatawan dan tidak melakukan tindakan menipu, menjebak ataupun memeras pengunjung.
“Komitmen yang sudah diikrarkan menjadi tanggung jawab bersama bagi tiga komunitas cosplay,” ucapnya.
Selain aspek etika, Adi juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban dan kebersihan di area kegiatan. Pihaknya mengingatkan agar para anggota komunitas tidak menaruh tas, atau aksesoris berlebihan yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung.
“Ini merupakan amanah dari Bapak Wali Kota Bandung yang harus dilaksanakan bersama. komunitas cosplay harus benar-benar menjalankan komitmen yang sudah disepakati. Dengan langkah ini, kami berharap aktivitas cosplay tetap menjadi daya tarik wisata yang positif. Sekaligus mencerminkan wajah Kota Bandung sebagai kota yang ramah, dan tertib," ujar dia.***
Editor : JakaPermana

