Disdik Jabar Akui Sulit Tebus Seluruh Ijazah Siswa Swasta yang Menunggak

Plh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat Deden Saepul Hidayat mengakui, sulit bagi pihaknya untuk menebus seluruh ijazah siswa sekolah swasta yang masih ditahan karena menunggak.

Disdik Jabar Akui Sulit Tebus Seluruh Ijazah Siswa Swasta yang Menunggak
Plh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat Deden Saepul Hidayat mengakui, sulit bagi pihaknya untuk menebus seluruh ijazah siswa sekolah swasta yang masih ditahan karena menunggak.

INILAHKORAN, Bandung - Plh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat Deden Saepul Hidayat mengakui, sulit bagi pihaknya untuk menebus seluruh ijazah siswa sekolah swasta yang masih ditahan karena menunggak.

Dalam audiensi bersama Komisi V DPRD Jabar dan Forum Kepala Sekolah Swasta (FKSS) Jabar di Kantor DPRD Jabar, Senin 3 Februari 2025, Deden mengatakan saat ini pihaknya baru melakukan pendataan sekolah.

Belum sampai pada jumlah sekolah yang menahan ijazah dan nominal tunggakan siswa, di setiap sekolahnya.

"Jadi kita belum bisa menyampaikan berapa totalnya," ujar Deden. 

Demikian pula dengan apa saja isi poin draft nota kesepahaman atau MoU yang saat ini sedang dirumuskan, Deden mengaku belum dapat menyampaikan. 

"Klausalnya masih dibahas dan kita akan menerima masukannya," ucapnya.

Tahapan selanjutnya kata dia, draft tersebut akan dibahas lagi untuk melihat kemampuan fiskal Pemprov Jabar. Namun, Deden menyebut jika Pemprov Jabar tidak akan sanggup membayar semua tunggakan siswa yang ijazahnya ditahan sekolah swasta.

"Secara real kayaknya gak mungkin, kalaupun mungkin, pasti akan dibayar secara gradual, itulah yang disebut kemampuan fiskal. Kalau harus dibayar sekian triliun berapa tahun itu, kemampuan anggaran kita. Tapi amanat Pak Gubernur akan didiskusikan terkait bantuan yang diberikan," tutupnya.***


Editor : JakaPermana