Diskominfo Kabupaten Cirebon Perkuat Literasi Digital Generasi Muda
Diskominfo Kabupaten Cirebon memperkuat literasi digital generasi muda melalui Forum Anak. Peserta diajak bijak bermedia sosial dan menjaga kesehatan psikologis
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Cirebon memperkuat literasi digital generasi muda melalui kegiatan Literasi Digital Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) bersama Forum Anak Kabupaten Cirebon.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Diskominfo Kabupaten Cirebon tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membekali anak dan remaja agar mampu memanfaatkan ruang digital secara cerdas, bijak, sehat, dan bertanggung jawab.
Mengusung tema “generasi digital berkarakter: bijak bermedia sosial, Paham PP TUNAS, dan Sehat Psikologis”, kegiatan tersebut menitikberatkan pada penguatan karakter generasi muda dalam menggunakan media sosial.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai PP TUNAS (Tunggu Anak Siap) sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan ramah bagi anak.
Diskominfo Cirebon Ingatkan Dampak Media Sosial
Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, mengatakan perkembangan teknologi digital harus diimbangi dengan kemampuan menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.
Menurutnya, ruang digital memberikan banyak peluang bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, dan berkreasi. Namun, kemudahan tersebut juga diikuti berbagai tantangan yang perlu dipahami.
“Perkembangan teknologi digital memberikan banyak peluang bagi generasi muda untuk belajar, berkarya, dan berkreasi. Namun, ruang digital juga memiliki berbagai tantangan. Karena itu, kita perlu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab,” ujar Bambang, Minggu (16/8/2026).
Bambang juga mengingatkan generasi muda agar tidak menjadikan popularitas di media sosial sebagai ukuran nilai diri.
Menurutnya, jumlah like, komentar, maupun pengikut bukanlah tolok ukur utama keberhasilan seseorang. Penggunaan media sosial juga harus memperhatikan kondisi kesehatan psikologis.
“Jangan jadikan like, komentar, atau jumlah pengikut sebagai ukuran nilai diri. Gunakan media sosial secara sehat dan jangan ragu untuk mengambil jeda ketika merasa lelah,” katanya.
Forum Anak Cirebon Didorong Jadi Pelopor
Dalam kegiatan tersebut, Bambang mendorong Forum Anak Kabupaten Cirebon mengambil peran sebagai pelopor dalam membangun budaya digital yang positif.
Pengetahuan yang diperoleh para peserta diharapkan tidak berhenti di lingkungan kegiatan, tetapi dapat diteruskan kepada teman sebaya dan masyarakat di lingkungan masing-masing.
“Kalian adalah pelopor. Jadilah contoh dalam menggunakan media sosial secara positif dan bagikan pengetahuan yang diperoleh hari ini kepada teman-teman dan lingkungan sekitar,” pungkasnya.
Melalui kegiatan literasi digital tersebut, Diskominfo Kabupaten Cirebon berharap generasi muda tidak hanya memiliki kemampuan menggunakan teknologi, tetapi juga memahami etika serta tanggung jawab dalam beraktivitas di ruang digital.
Upaya ini diharapkan dapat mendorong terciptanya ruang digital yang lebih aman, sehat, dan ramah bagi anak sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda di Kabupaten Cirebon.***
Editor : JakaPermana


