Ditetapkan DPP Golkar, Ini Dua Lembaga yang Bakal Menyurvei Calon Kepala Daerah se-Jabar
DPD Partai Golkar Jawa Barat telah menugaskan sejumlah nama calon kepala daerah yang bakal maju di Pilkada Jawa Barat pada 27 November 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - DPD Partai Golkar jawa barat telah menugaskan sejumlah nama calon kepala daerah yang bakal maju di Pilkada Jawa Barat pada 27 November 2024.
Selain ditugaskan terjun ke masyarakat untuk meningkatkan popularitas dan elektabilitas, mereka juga diintruksikan untuk melakukan survei.
"Terkait mekanisme survei penetapan calon kepala daerah yang akan maju di Pilkada Jabar pada November mendatang ini, DPP Golkar telah menyiapkan 14 lembaga yang akan melakukan survei terhadap semua bakal calon kepala daerah di seluruh Indonesia," kata Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat, MQ Iswara saat ditemui di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) belum lama ini.
Untuk di Jabar, sebut Iswara, DPP sudah menyiapkan dua lembaga survei yang bakal melakukan survei pada Pilgub Jabar dan Pilkada kota/kabupaten se-Jabar.
“Di Jawa Barat itu kebagian dua lembaga survei yaitu Poltracking dan Puspoll. Jadi 2 lembaga itu yang nantinya akan menyurvei Pilgub Jabar dan Pilkada kabupaten/kota se-Jawa Barat,” sebutnya.
Lebih lanjut Iswara menuturkan, ada tiga mekanisme survei yang bakal dilakukan Poltracking dan Puspoll. Pertama, survei bakal dilakukan pada akhir April, dan hasilnya akan dirilis pada awal Mei.
“Untuk survei yang kedua dilakukan pada bulan Juni akhir. Sementara survei yang ketiga itu survei pasangan yang dilakukan pada awal Agustus sebelum pendaftaran,” tuturnya.
Iswara menegaskan, terkait lembaga survei ini ditentukan oleh DPP bukan dari bakal calon kepala daerah. Kendati demikian, apabila bakal calon memiliki lembaga survei sendiri sebagai pendamping itu diperbolehkan.
Nantinya, sambung Iswara, hasil dari survei kedua lembaga tersebut bakal dilaporkan ke DPP dan dibahas oleh DPP sebelum diputuskan pada Agustus mendatang.
“Lembaga survei itu melaporkan ke DPP, dibahas di DPP, penyaringan-penyaringan sampai nanti ada penetapan pasangan calon di Agustus awal,” pungkasnya.*** (agus satia negara)
Editor : JakaPermana
