DPKPP Bogor Bangun 507 Huntap untuk Tetangga Presiden Prabowo Subianto di Bojong Koneng
Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor bakal melakukan land clearing dan membangunkan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana alam pergerakan tanah di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor bakal melakukan land clearing dan membangunkan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana alam pergerakan tanah di Desa Bojong Koneng, Babakan Madang.
Sebelum itu, mereka saat ini juga sedang mengurus legalitas lahan Huntap yang merupakan hibah dari PT Sentul City Tbk di kampung atau desa tempat kediaman Presiden Prabowo Subianto itu.
"Kami hari ini masih mengurus legalitas hibah lahan PT Sentul City Tbk, untuk di awal Tahun 2026 akan membangun 507 Huntap untuk korban bencana alam pergerakan tanah," ujar Kepala DPKPP Kabupaten Bogor Eko Mujiarto kepada wartawan, Senin 20 Oktober 2025.
Eko Mujiarto menuturkan, tak hanya Huntap, jajarannya juga bakal membangun sarana prasarana penunjang Huntap di Desa Bojong Koneng tersebut.
"Kami bakal membangunkan rumah ibadah, insfrastruktur jalan dan lainnya," tutur Eko Mujiarto.
Tak hanya untuk warga Desa Bojong Koneng, Babakan Madang. DPKPP tambah mantan Kabid Aset Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) tersebut juga membangun 1.100 Huntap yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Sukajaya dan Kecamatan Nanggung.
"Untuk warga Kecamatan Nanggung dan Kecamatan Sukajaya, korban diketahui menjadi korban bencana alam banjir dan tanah longsor," tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa jumlah Huntap yang dibangun di Kecamatan Nanggung mencapai 400 unit, sementara di Desa Cileuksa, Sukajaya mencapai 700 Huntap.
Editor : Doni Ramdhani


