DPRD Jabar Dorong Pemerataan Investasi, Tidak Terpaku di Satu Kawasan
Berdasarkan data dari Kementerian Investasi/BKPM RI, realisasi investasi di Provinsi Jawa Barat mencapai Rp296,8 triliun atau 109,9 persen dari target pada 2025
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Berdasarkan data dari Kementerian investasi/BKPM RI, realisasi investasi di Provinsi Jawa Barat mencapai Rp296,8 triliun atau 109,9 persen dari target pada 2025 lalu.
Guna menggenjot torehan tersebut di 2026, DPRD Jabar mendorong agar pemerintah provinsi melakukan pemerataan investasi, supaya tidak terpaku dalam satu kawasan tertentu.
Ketua Komisi III DPRD Jabar, Jajang Rohana mengatakan, tidak hanya pemerataan. Kemudahan perizinan juga mutlak dilaksanakan, agar iklim investasi di Jawa Barat berjalan baik.
"Oleh karena itu, supaya tidak turun nilai investasinya, harus terus ditingkatkan melalui kemudahan perizinan dan kepastian iklim investasi, kata Jajang dalam keterangannya, Minggu (5/7/2026).
Sebab dengan investasi yang masuk, turut mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat. Mengingat, bila kemudahan investasi digulirkan, adanya kepastian hukum dan dukungan infrastruktur, serta tenaga kerja memadai. Maka diyakininya turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Apalagi ekosistem investasi ini kata Jajang, dapat dilakukan secara merata di seluruh wilayah Jawa Barat.
Maka dari itu ia berharap, Pemprov Jabar dapat memiliki skema yang matang. Tidak hanya meningkatkan nilai investasi, tetapi juga pemerataan di seluruh wilayah.
"Dengan pemerataan investasi, pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati daerah-daerah tertentu. Tetapi juga mendorong kemajuan seluruh wilayah di Jawa Barat," ucapnya. ***
Editor : JakaPermana

