Dua Hari Dilanda Curah Hujan Tinggi, Kawasan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung Masih Banjir
Cuaca hujan deras yang terjadi dua hari terakhir ini membuat sejumlah wilayah terendam banjir dan longsor terjadi di Kabupaten Bandung. Hingga Minggu 7 Mei 2023 sore, meski telah surut genangan air masih terlihat di jalan raya depan Pasar Dayeuhkolot.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang - Cuaca hujan deras yang terjadi dua hari terakhir ini membuat sejumlah wilayah terendam banjir dan longsor terjadi di Kabupaten Bandung. Hingga Minggu 7 Mei 2023 sore, meski telah surut genangan air masih terlihat di jalan raya depan Pasar Dayeuhkolot.
Genangan air masih terlihat di depan Pasar Dayeuhkolot. Ketinggian air memang tak seperti dua hari kemarin yang mencapai kurang lebih 1 m. Saat ini, genangan air masih tersisa sekitar 25 cm dan sudah dapat dilalui kendaraan roda empat dan roda dua yang akan melintas ke Kabupaten Bandung.
Namun, meskipun di jalan telah surut, genangan air masih terjadi di permukiman warga Kabupaten Bandung yang memang rumahnya berada lebih rendah. Seperti di Kampung Bojongasih Desa/Kecamatan Dayeuhkolot, genangan air masih tersisa antara 20-50 cm.
"Sekarang mulai surut, tapi masih tersisa di pemukiman warga yang agak rendah. Seperti di Kampung Bojongasih. Kalau dua hari kemarin ketinggian ari antara 50 cm hingga 1 m lebih ," kata Ridwan Manaf (35) salah seorang warga, Minggu 7 Mei 2023.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan, selain di Dayeuhkolot, dua hari kemarin itu, banjir juga terjadi Kampung Bojong Sayang, Desa Pananjung, Kecamatan Cangkuang. Akibatnya, ruas jalan dan pemukiman terendam banjir dengan ketinggian 30-50 sentimeter.
Selain itu, banjir melanda Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah. Beberapa kampung terendam banjir seperti Kampung Jambatan RW 09, Kampung Muara RW 07, Kampung Parunghalang RW 01 dan 02 dan Kampung Bahuan.
banjir terdata pula di Kelurahan Baleendah di Kampung Mulyasari RW 19, Kampung Cikarees. Serta di Desa Rancamanyar di Kampung Tambakan dan Kampung Cilebak. Ketinggian air bervariasi mulai dari 10 hingga 60 sentimeter.
"banjir terjadi karena luapan air dari Sungai Citarum dan Cisangkuy" kata Uka Minggu 7 Mei 2023.
Untuk hari ini, kata Uka, akses jalan dibeberapa titik sudah bisa dilalui. Seperti Jalan Ray Andir- Katapang dan Jalan Banjaran.
Selain itu di wilayah Dayeuhkolot banjir di Kampung Babakan Sangkuriang, Citereup, Cilisung, Kampung Asih dan Bojong Asih masih terendam banjir. Dan terdapat pengungsi di shelter Desa Dayeuhkolot.
Dikatakan Uka, banjir akibat hujan deras kemarin itu, juga terjadi di Kampung Sapan pada tiga RW di Desa Sumbersari, Kecamatan Ciparay. banjir di Desa Tegalluar dan Desa Bojongsoang terjadi di beberapa RW dengan ketinggian di atas 100 sentimenter. Kemudian banjir juga terjadi di Desa Pameuntasan, Kutawaringin dengan 15 rumah terendam banjir.
Sedangkan untuk longsor, lanjut Uka, terjadi di beberapa titik, yakni di Perumahan Sukanagara, tembok penahan tanah ambruk menutupi jalan perumahan. Evakuasi material longsor masih terus berlangsung. Selain itu terjadi tiga titik longsor terjadi di jalan Kertasari. Di Desa Mekarsari, Kecamatan Pasirjambu terjadi longsor menimpa bagian dapur rumah seorang warga. Serta sebuah rumah berpotensi tergerus air sungai di Kampung Gambung Cisondari.
"Tapi Alhamdulilah longsor di kedua tempat ini tidak menimbulkan korban jiwa. Kemudian material tanah longsoran juga sudah dibersihkan," katanya.*** (rd dani r nugraha)
Editor : Doni Ramdhani


