Entaskan Permasalahan Banjir, Pemkot Cimahi Lakukan Sejumlah Upaya Ini

Bencana banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah di Kota Cimahi masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan hingga saat ini.

Entaskan Permasalahan Banjir, Pemkot Cimahi Lakukan Sejumlah Upaya Ini
Guna mengentaskan permasalahan banjir tersebut, Pemkot Cimahi melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan melakukan perbaikan drainase di sejumlah titik. (istimewa)

INILAHKORAN, Cimahi - Bencana banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah di Kota Cimahi masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan hingga saat ini.

Bahkan, belum lama ini bencana banjir terjadi di 41 titik di wilayah Kota Cimahi. Hal tersebut dipicu cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini.

Guna mengentaskan permasalahan banjir tersebut, Pemkot Cimahi melakukan berbagai upaya. Salah satunya dengan melakukan perbaikan drainase di sejumlah titik.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan langkah penanganan banjir melalui perbaikan dan pembenahan drainase.

"Mudah-mudahan mengurangi potensi banjir saat hujan deras karena potensi cuaca ekstrem masih ada," katanya, Senin 10 Oktober 2022.

Tak hanya itu, jelas dia, Pemkot Cimahi sendiri telah membuat kolam retensi yang ada di Pasir Kaliki, Cimahi Utara bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bandung. 

"Namun, memang harus diakui jika keberadaan kolam retensi tersebut masih belum maksimal karena pembangunannya belum selesai," jelasnya.

Rencananya, terang dia, kolam retensi Pasir Kaliki memasuki tahap penyelesaian akhir pembangunan sehingga ditargetkan bisa menampung air hingga 50 ribu liter.

"Embung yang ada di Pasir Kaliki memang belum maksimal karena belum selesai 100 persen," terangnya.

"Pembangunan selesai sepenuhnya di tahun 2023 dan dibuat permanen. Jadi bisa menampung 50 ribu liter air," sambungnya.

Tak hanya itu, tambah dia, upaya pengentasan banjir di Kelurahan Melong dengan membuat embung. Namun, sampai saat ini disebut masih terkendala oleh pembebasan lahan di Margaasih, Kabupaten Bandung sebab pengentasan banjir tersebut melibatkan daerah lain.

"Banjir Melong masih tahap komunikasi dengan Kabupaten Bandung untuk membangun embung, karena ini kan irisan antar kabupaten dan kota perlu kerjasama yang baik," ujarnya.

"Nanti dibawa ke provinsi, sehingga nanti yang menanganinya provinsi karena ini melibatkan Cimahi dan Kabupaten Bandung," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani