Tanggul Jebol di Siliwangi Bandung: 34 Rumah dan 112 Jiwa Terdampak
Tanggul jebol akibat hujan deras di Siliwangi, Cipaganti, Coblong, Kota Bandung. Sebanyak 34 rumah dan 112 jiwa terdampak. Cek laporan selengkapnya!
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung memicu bencana tanggul jebol di kawasan Jalan Siliwangi, RT 09/RW 01, Kelurahan Cipaganti, Kecamatan Coblong. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 30 Oktober 2026, sekitar pukul 19:00 WIB.
Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Pusdalops BPBD) Kota Bandung, luapan air dan material banjir merendam pemukiman warga di sekitar lokasi kejadian.
Rincian Dampak Bencana
Berdasarkan data pendataan awal dari tim gabungan di lapangan, berikut adalah rincian dampak akibat tanggul jebol tersebut:
Rumah Terdampak: Total 34 unit rumah warga terdampak, dengan rincian 2 rumah mengalami rusak berat dan 1 rumah mengalami rusak ringan.
Warga Terdampak: Sebanyak 112 jiwa terdampak langsung oleh bencana ini.
Pengungsi: Sebanyak 10 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Korban Jiwa/Luka: Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka (Nihil) dalam insiden ini.
Penanganan dan Langkah Antisipasi Petugas
Guna merespons kejadian tersebut, petugas gabungan dari BPBD Kota Bandung bersama aparat kewilayahan langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.
Langkah-langkah penanganan yang tengah dilakukan meliputi:
Pengecekan Lokasi: Melakukan pendataan dan pengecekan kondisi bangunan rumah warga yang terdampak.
Pembersihan Lumpur: Petugas bersama warga bergotong royong membersihkan sisa-sisa endapan lumpur yang terbawa arus banjir.
Antisipasi Banjir Susulan: Mengingat potensi cuaca ekstrem, petugas mengantisipasi ancaman banjir susulan dengan merekomendasikan perbaikan kirmir/tanggul yang roboh.
Koordinasi Lanjutan: Penanganan jangka pendek dan panjang terus dikoordinasikan bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), Dinas Sosial (Dinsos), serta instansi terkait lainnya.
Editor : Firda Rachmawati

