Fadli Zon Canangkan Senam Kebudayaan Indonesia, Ini Asal Muasal Gerakannya

Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi acara puncak trainer of trainer (TOT) Senam Kebudayaan Indonesia dan peringatan Hari Bambu Nasional yang diselenggarakan Yayasan Bambu Indonesia di Kampung Muara Beres, Kelurahan Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Fadli Zon Canangkan Senam Kebudayaan Indonesia, Ini Asal Muasal Gerakannya
Fadli Zon mengatakan, pencanangan itu bukan berarti anti senam dari luar negeri. Namun, Senam Kebudayaan Indonesia merupakan budaya asli Indonesia karena diambil dari gerakan atau jurus olahraga bela diri pencak silat yang harus kita lestarikan. (reza zurifwan)

INILAHKORAN.ID - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengapresiasi acara puncak trainer of trainer (TOT) Senam Kebudayaan Indonesia dan peringatan Hari Bambu Nasional yang diselenggarakan Yayasan Bambu Indonesia di Kampung Muara Beres, Kelurahan Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Fadli Zon mengatakan, pencanangan itu bukan berarti anti senam dari luar negeri. Namun, Senam Kebudayaan Indonesia merupakan budaya asli Indonesia karena diambil dari gerakan atau jurus olahraga bela diri pencak silat yang harus kita lestarikan.

Puncak TOT Senam Kebudayaan Indonesia semakin unik dan menarik karena gerakan-gerakannya turut diiringi musik tradisional Sunda. Alat musik yang digunakan antara lain angklung, calung, kecapi, dan lainnya.

"Kita harus melindungi dan melestarikan budaya Indonesia, jika RRC memiliki senam Taichi, maka Indonesia memilki Senam Kebudayaan Indonesia. Senam ini harus terus sosialisasikan karena ini budaya kita," kata Fadli Zon kepada wartawan, Senin 1 Desember 2025.

Salah satu pendiri Partai Gerindra itu menuturkan, kekayaan budaya Indonesia sangatlah besar, super power dan bahkan adidaya.

Menurutnya, usia budaya bangsa Indonesia bahkan sudah berusia ribuan tahun atau lebih. Hal itu diakuinya bisa mempengaruhi budaya negara-negara lain.

"Negara Indonesia bisa jadi mega diversity atau negara kebudayaan dunia dan itu jika  bisa  dikelola secara kreatifitas bakap menumbuhkan sektor ekonomi, karena kita super power atah adidaya di bidang budaya tersebut. Pencak silat sendiri usianya sudah ratusan tahun dan itu berasal dari Cimande, Kabupaten Bogor," tuturnya.

Ia pun mengajak generasi muda memperkenalkan budaya Indonesia melalui aplikasi digital, baik melalui ekosistem atau komunitas film, ekosistem olahraga, ekosistem musik dan lainnya.

"Mari jadikan budaya Indonesia, menjadi tuan rumah di negerinya sendiri," sambungnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Bambu Indonesia Jatnika Nanggamiharja menambahkan Senam Kebudayaan Indonesia bisa membugarkan pelakunya dan mulai saat ini dicanangkan ke tingkat nasional.

"Gerak Senam Kebudayaan Indonesia usianya sudah ribuan tahun, karena lahirnya seiring adanya olahraga bela diri pencak silat. Senam itu tidak hanya membuat badan kita bugar, tetapi insyaallah juga membuat kita panjang umur. Silakan tengok sesepuh di Cimande, usianya rata-rata bisa seratusan tahun," tambah Jatnika Nanggamiharja.

Sedangkan, Wabup Bogor Jaro Ade menegaskan Pemkab Bogor mendukung Senam Kebudayaan Indonesia dan peringatan Hari Bambu Nasional yang diselenggarakan Yayasan Bambu Indonesia.

"Saya berterima kasih kepada Aki Jatnika Nanggamiharja karena terus menjaga budaya Bogor dan bahkan sudah dibawa ke tingkat nasional. Selain itu, penanaman pohon bambu akan kita galakkan, terutama di wilayah yang rawan bencana kekeringan, banjir dan tanah longsor," tegas Jaro Ade.


Editor : Doni Ramdhani