Fakta Kasus Penganiayaan Yuvita oleh Taufik Hidayat, Keluarga Sebut Sempat Komunikasi

Keluarga menyebut bahwa pada bulan-bulan pertama komunikasi sempat baik dengan Yuvita.

Fakta Kasus Penganiayaan Yuvita oleh Taufik Hidayat, Keluarga Sebut Sempat Komunikasi
Fakta Kasus Penganiayaan Yuvita oleh Taufik Hidayat, Keluarga Sebut Komunikasi Sempat

INILAHKORAN.ID - ​Kasus penganiayaan yang dialami oleh seorang wanita bernama Yuvita tengah menjadi sorotan publik.

Pihak keluarga Yuvita pun akhirnya buka suara dan membeberkan kronologi lengkap sejak pertama kali korban mulai berubah, hilang kabar, hingga kedok sang pacar terbongkar.

​Berdasarkan keterangan pihak keluarga, hubungan Yuvita dan keluarga awalnya berjalan normal tanpa ada kecurigaan apa pun. Pertemuan tatap muka terakhir terjadi pada momen Lebaran dua tahun lalu.

​"Terakhir ketemu itu Idul Fitri 2024, dia awalnya kerja di satu perusahaan di Rancaekek, dimutasi ke Pasteur. Awalnya masih biasa aja, setelah mutasi masih baik-baik saja," kata kakak ipar Yuvita dalam YouTube Denny Sumargo.

​Keluarga mengaku tidak tahu pasti kapan dan di mana Yuvita pertama kali berkenalan dengan pelaku. Pihak keluarga baru menyadari kedekatan mereka setelah Yuvita mengunggah foto pria tersebut di media sosial.

​"Entah kapan dia mengenal laki-laki ini, tiba-tiba si korban upload foto laki-laki ini di Instagram, sempat saya tanya juga," lanjutnya.

​Pelaku juga sempat berkunjung ke rumah Yuvita, namun hanya sebentar dan tidak sempat berinteraksi banyak dengan anggota keluarga yang lain. 

"Suatu hari sempat dibawa ke rumah, itu pun sebentar, enggak ketemu sama kita, sama mamah sama adek, itu cuman ngobrol sebentar."

​Komunikasi mulai berjarak saat Yuvita berpamitan untuk pindah tugas ke luar kota. Kepada keluarga, Yuvita mengaku akan dimutasi ke Majalengka selama beberapa bulan dan langsung berangkat tanpa pulang ke rumah terlebih dahulu.

​Bulan ke-1 hingga ke-4 komunikasi masih berjalan lancar. Yuvita sesekali menghubungi keluarga, menanyakan kabar keponakannya, meski intensitasnya berkurang menjadi sebulan sekali.

​Bulan ke-5, Yuvita mulai hilang kabar sama sekali dan memicu kekhawatiran pihak keluarga.

​Merasa ada yang tidak beres karena Yuvita mendadak putus kontak, kakak ipar korban meminta suaminya untuk mengecek langsung ke tempat kos Yuvita yang berada di kawasan Pasteur, Bandung.

​"Terus aku minta ke suami cari ke kosannya di Pasteur. Ternyata barang-barang ada tapi baju-baju dibawa," ungkapnya.

​Puncak kejanggalan terungkap saat keluarga mendatangi langsung tempat kerja Yuvita di Pasteur untuk memastikan keberadaannya. 

Di sana, keluarga mendapat fakta mengejutkan dari rekan-rekan kerja korban.

​"Kita pastiin aja ke perusahaannya, pergi lah ke kantor di Pasteur itu. Kebetulan ada temen-temennya lagi nongkrong, bilangnya udah keluar empat bulan yang lalu. Yang ngirim surat resign-nya si pelaku," pungkas kakak ipar Yuvita.


Editor : Firda Rachmawati