Farhan: Bazar Murah Kota Bandung Pengendalian Harga Bahan Pokok
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, pengendalian harga bahan kebutuhan pokok di Kota Bandung masih berada dalam rentang terkendali.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menegaskan, pengendalian harga bahan kebutuhan pokok di Kota Bandung masih berada dalam rentang terkendali.
Menurut ia, langkah pemerintah tidak hanya berdampak langsung pada masyarakat. Namun juga memberikan efek psikologis yang penting bagi seluruh kota.
"Pengendalian harga bahan kebutuhan pokok ini, betul-betul berada dalam rentang harga yang terkendali sesuai parameter inflasi daerah. Mudah-mudahan kita masih bisa memastikan rantai pasok yang baik khusus untuk bahan pangan," kata Farhan, Rabu 11 Februari 2026.
Menurut ia, saat ini angka inflasi Kota Bandung tercatat sebesar 0,269 persen sedikit lebih tinggi daripada inflasi Jawa Barat. Namun masih jauh di bawah rata-rata nasional yang berada di kisaran 1,5 hingga 3,5 persen.
"Capaian tersebut, artinya menunjukkan pengendalian harga di Kota Bandung masih berada pada level yang sehat," ucapnya.
Selain menjaga kelancaran distribusi pangan, Pemkot Bandung juga menggelar bazar murah di sejumlah wilayah. Farhan menjelaskan, bazar murah memiliki dua dampak utama.
Pertama, efek langsung bagi masyarakat di lokasi bazar yang bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kedua, efek psikologis bagi masyarakat kota secara keseluruhan.
"Bazar murah untuk wilayah ada efek langsungnya. Tapi untuk keseluruhan kota itu efek psikologis. Bahwa kita masih punya buffer untuk stok barang yang harganya terjangkau," ujar dia.
Efek psikologis tersebut, dituturkan ia penting untuk menjaga kepercayaan publik. Masyarakat diyakinkan, pemerintah memiliki cadangan dan strategi menghadapi potensi gejolak harga sehingga ketidakpastian ekonomi bisa ditekan.
Capaian pengendalian inflasi Kota Bandung, juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Termasuk Bank Indonesia dan Wakil Gubernur Jawa Barat dalam rapat evaluasi terakhir di Kuningan.
Farhan menyebut, dukungan dari berbagai pihak terhadap pengendalian inflasi sejauh ini cukup baik dan menjadi faktor kunci keberhasilan kota dalam menjaga stabilitas harga.
"Selama distribusi berjalan baik dan stok tersedia, inflasi dapat ditekan dalam batas yang sehat. Ini yang terus kita jaga agar masyarakat tetap merasa aman, dan harga kebutuhan pokok terjangkau," tandasnya.***
Editor : JakaPermana

