Free Fire Kabupaten Cirebon Raih Juara 3 di BK Porprov Jabar
Kontingen E-sports Kabupaten Cirebon tampil efektif meski dengan kekuatan terbatas pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jawa Barat. Dari dua nomor yang dikirim, hanya satu yang berhasil menembus babak utama, namun langsung mencetak prestasi dengan meraih juara tiga pada nomor Free Fire (FF).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kontingen E-sports Kabupaten Cirebon tampil efektif meski dengan kekuatan terbatas pada Babak Kualifikasi (BK) Porprov Jawa Barat. Dari dua nomor yang dikirim, hanya satu yang berhasil menembus babak utama, namun langsung mencetak prestasi dengan meraih juara tiga pada nomor Free Fire (FF).
Skuad Free Fire (FF) Kabupaten Cirebon diperkuat lima atlet muda. Mereka adalah Gusti Tri Purnama, Ahmad Rafi Aziz, Andra, Rangga Jati, dan Ardan Adiguna Rizky.
Meski merupakan tim baru dengan masa persiapan yang relatif singkat, mereka justru tampil penuh kejutan.
Perjalanan menuju podium tidak berlangsung mudah.
Tim Cirebon harus berhadapan dengan kontingen dari kota-kota besar di Jawa Barat yang datang dengan skuad profesional. Namun, performa stabil dan gameplay agresif membuat Cirebon mampu menempel ketat perolehan poin dua tim teratas.
“Meski hanya lolos satu nomor, saya yakin Free Fire sebenarnya bisa meraih emas. Selisih poin dengan peringkat satu dan dua sangat tipis. Tantangannya besar karena tim ini baru dibentuk dan harus menghadapi tim-tim profesional," kata Ketua Bidang Esports Kabupaten Cirebon, Sampriatna, Rabu 10 Desember 2025.
Sampriatna juga menyoroti pentingnya evaluasi dalam tiga tahun ke depan, baik dari sisi pembinaan maupun pemilihan nomor pertandingan. Ini agar kejadian pengiriman nomor tanpa pertimbangan matang tidak terulang.
"Kami optimistis dengan pembinaan berkelanjutan, Kabupaten Cirebon dapat mengirim lebih banyak nomor dan bersaing di papan atas," ujarnya
Dia menambahkan, raihan juara tiga ini menjadi modal besar bagi perkembangan esports di Kabupaten Cirebon, sekaligus bukti bahwa talenta lokal mampu berbicara banyak di ajang provinsi bahkan nasional.
Editor : Ahmad Sayuti


