FWD Insurance Tancap Gas Awal 2026, Agen Diposisikan sebagai Motor Literasi Asuransi
PT FWD Insurance Indonesia langsung tancap gas memasuki awal 2026, dengan memperkuat peran agen asuransi sebagai ujung tombak pertumbuhan bisnis, sekaligus penggerak literasi keuangan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – PT FWD Insurance Indonesia langsung tancap gas memasuki awal 2026, dengan memperkuat peran agen asuransi sebagai ujung tombak pertumbuhan bisnis, sekaligus penggerak literasi keuangan masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui penyelenggaraan Agency Kick-Off 2026 yang digelar di Bandung. Mengusung tema ‘R.I.S.E.: Recruit, Inspire, Scale, Excellence’, agenda tahunan ini menjadi titik awal penyelarasan visi dan strategi perusahaan dengan para agen, di tengah dinamika industri asuransi jiwa yang terus berkembang.
FWD Insurance menempatkan agen bukan sekadar tenaga pemasaran, tetapi mitra strategis dalam membangun kepercayaan nasabah dan memperluas pemahaman publik terhadap pentingnya perlindungan finansial.
Chief of Agency FWD Insurance, Ang Tiam Kit mengatakan, keberlangsungan pertumbuhan perusahaan sangat bergantung pada kekuatan dan kualitas agen asuransi.
“Agency Kick-Off 2026 menjadi wujud komitmen kami dalam mewujudkan visi mengubah cara pandang masyarakat terhadap asuransi, melalui dukungan bagi agen maupun calon agen untuk terus berkembang dan semakin solid,” ujar Ang Tiam dalam keterangannya, Kamis (15/1/2026).
Agency Kick-Off 2026 dirancang sebagai forum strategis yang memadukan penyelarasan arah bisnis dan penguatan kapasitas agen.
Berbagai sesi inspiratif dihadirkan, mulai dari pemaparan strategi keagenan FWD Insurance sepanjang 2026, penguatan kompetensi agen, berbagi praktik terbaik, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong produktivitas dan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.
Penguatan peran agen ini sejalan dengan tren industri asuransi jiwa nasional. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per akhir November 2025, jumlah agen asuransi jiwa di Indonesia tercatat mencapai 233.998 orang, tumbuh sekitar 14 persen dibandingkan Juni 2025.
Angka tersebut mencerminkan, profesi agen asuransi masih relevan dan diminati, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perlindungan dan perencanaan keuangan.
FWD Insurance memanfaatkan momentum tersebut dengan memperkuat ekosistem keagenan berbasis teknologi.
Agen didorong untuk lebih adaptif terhadap perubahan perilaku nasabah, sekaligus mampu memberikan layanan yang lebih cepat, personal, dan transparan.
Dibekali dengan dukungan teknologi digital, pelatihan, pengembangan, dan pendampingan sesuai kebutuhan, para agen di FWD Insurance diharapkan semakin siap.
"Siap untuk memberikan perlindungan terbaik bagi masyarakat, serta berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran pentingnya perencanaan dan perlindungan keuangan di Indonesia, terutama dengan produk dan layanan dari FWD Insurance,” tutupnya. ***
Editor : Gin gin T Ginulur


