Gawat!!! Ribuan Tenaga Kesehatan Kabupaten Cirebon Ancam Mogok Kerja Masal, Ada Apa?
Gawat! Ribuan tenaga kesehatan Kabupaten Cirebon mengancam mogok kerja masal. Apa pasal?
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon – Gawat! Ribuan tenaga kesehatan Kabupaten Cirebon mengancam mogok kerja masal. Apa pasal?
Para tenaga kesehatan Kabupaten Cirebon yang tergabung dalam Forum Pejuang Honorer Nakes (FPHN) mengeluh. Sebab, kesejahteraan mereka selama ini tak diperhatikan. Itulah sebabnya mereka mengancam mogol kerja masal.
tenaga kesehatan Kabupaten
Keluhan tenaga kesehatan Kabupaten Cirebon ini pun disampaikan di hadapan Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih. Perwakilan tenaga kesehatan Kabupaten Cirebob ini menyampaikan unek-unek mereka dalam audiensi dengan Wabup belum lama ini, ditandai dengan ancaman mogok kerja masal.
Hal itu lantaran upaya mereka untuk bertemu Kepala Dinas Kesehatan setempat, tidak direspon oleh yang bersangkutan.
Ketua FPHN Kabupaten Cirebon, Sarniti menjelaskan, ada dua hal yang dicurahkan kepada Wabup Cirebon. Pertama terkait minimnya kuota P3K Nakes di tahun 2022 ini. Kemudian, mempertanyakan reward yang dijanjikan Pemda Kabupaten Cirebon sebesar Rp300 ribu per nakes per bulan selama satu tahun yang hingga kini tak kunjung terealisasi.
“Kami sengaja menemui Wabup Cirebon mengingat upaya yang telah dilakukan sebelumnya tak membuahkan hasil,” kata Sarniti, Minggu 14 Agustus 2022.
Menurutnya, sebelumnya FPHN Kabupaten Cirebon, sudah lima kali mengirim surat dan meminta audiensi dengan Kepala Dinkes. Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil karena Kepala Dinkes tidak merespon sama sekali.
Ia menjelaskan, tujuan audiensi dengan Wabup tersebut, ingin difasilitasi bertemu dengan Kadinkes. Sebab, mereka juga merupakan bagian dari Dinkes. Ibarat sebuah keluarga, mereka adalah anak-anak dari Dinkes yang ingin dirangkul.
“Kami ingin tahu apakah kami masuk kuota P3K 2022 atau 2023. Kami masih bimbang karena kami belum pernah diberi kesempatan bertemu dengan kadinekes,” ungkapnya. (maman suharman)
Editor : Zulfirman


