HYBE Mengakhiri Kontrak Kim Garam Mantan Member LE SSERAFIM Setelah Gagal Mengatasi Kontroversi Bullying
HYBE dan Source musik mengakhiri kontrak Kim Garam dari agensi dan girl grup LE SSERAFIM setelah gagal menangani kontroversi bullying.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Agensi HYBE dan Source Music akhirnya memutuskan kontrak mereka dengan mantan member LE SSERAFIM Kim Garam, pada hari ini, Rabu, 20 Juli 2022.
2 bulan setelah Kim Garam hiatus dari aktivitasnya karena kontroversi bullying di sekolahnya tepat setelah debut dengan LE SSERAFIM pada bulan Mei, idola wanita itu kini keluar dari grup, seperti yang diumumkan dalam pemberitahuan baru-baru ini.
Secara khusus, HYBE dan Source Music menyatakan pengumuman ini secara resmi pada 20 Juli 2022.
Baca Juga: Setelah Drama Kontroversi Bullying, Kim Garam Resmi Keluar dari LE SSERAFIM dan HYBE
“Perusahaan kami telah memutuskan untuk mengakhiri kontrak eksklusif kami dengan Kim Garam,” jelas agensi.
“Kami menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada penggemar kami kepada mereka yang telah menunjukkan cinta dan dukungan kepada grup karena membuat Anda khawatir atas kontroversi yang melibatkan member tersebut,” terang agensi.
Akhirnya HYBE dan Source Music mengonfirmasi bahwa LE SSERAFIM akan melanjutkan aktivitas mereka sebagai grup dengang lima orang member.
Baca Juga: Soal Wacana Depok Gabung Jakarta Raya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil Bilang Begini
Sebelumnya, Kim Garam terlibat dalam kontroversi bullying di sekolah tepat setelah debut resmi LE SSERAFIM.
Pada saat itu, seorang netizen memposting tuduhan Kim Garam menjadi pengganggu sekolah di forum online, diikuti oleh pernyataan orang lain dengan pengalaman serupa.
Para tersangka korban juga mengungkapkan serangkaian bukti, termasuk satu dokumen resmi dari Komite Kekerasan Sekolah yang mencantumkan Kim Garam sebagai pelaku tingkat 5.
Baca Juga: 360 Siswa-Siswi SMAN 5 Bandung Ikuti MPLS di Dua Tempat yang Berbeda
Pada awalnya, HYBE sepenuhnya membantah tuduhan bullying sekolah terhadap Kim Garam, mengklaim bahwa itu adalah fitnah jahat melalui pengeditan yang cerdas dan lebih tepatnya, Kim Garam yang menderita rumor jahat dan perundungan siber ketika dia masih di sekolah menengah.
Namun, di tengah pengungkapan tambahan dari para tersangka korban dan berbagai jenis bukti, Source Music mengakui bahwa Kim Garam menggunakan beberapa bahasa kasar saat membela temannya, yang dirusak oleh pembuatan film yang tidak sah, dan akhirnya menjadi korban perundungan online.
Setelah itu, Kim Garam dihukum oleh komite kekerasan sekolah sebagai pelaku tingkat 5.
Baca Juga: Ridwan Kamil: Jabar Siap Hadapi Krisis Global Sektor Pangan dan Energi
Pada saat yang sama, Source Music mengumumkan bahwa mereka akan mengambil tindakan hukum terhadap penyebaran informasi palsu.
Kim Garam kemudian dikabarkan hiatus untuk menyembuhkan luka hatinya akibat kontroversi tersebut.
Namun, tidak peduli seberapa besar agensi melindungi Kim Garam, reaksi publik terhadapnya hanya menjadi lebih dingin.
Kini, Kim Garam telah resmi meninggalkan HYBE dan LE SSERAFIM dengan label 'pelaku bullying sekolah'.***
Editor : inilahkoran


