Gelar Syukuran, Ini Harapan Sekda untuk MPP Kota Bogor
Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor menggelar syukuran hari jadi Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor yang ke-5 di Lippo Kebun Raya, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin 26 Agustus 2024 siang. Kali ini pelayanan MPP sudah meningkat, dari 145 layanan menjadi 187 layanan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bogor menggelar syukuran hari jadi Mal pelayanan Publik (MPP) Kota Bogor yang ke-5 di Lippo Kebun Raya, Kecamatan Bogor Tengah pada Senin 26 Agustus 2024 siang. Kali ini pelayanan MPP sudah meningkat, dari 145 layanan menjadi 187 layanan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah menuturkan, dengan adanya peningkatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan bagi warga Kota Bogor. Jadi, MPP Kota Bogor yang diresmikan pada 26 Agustus 2019, menjadi MPP pertama di Jawa Barat dan dijadikan percontohan oleh banyak daerah lain.
"Selama lima tahun ini, MPP Kota Bogor telah dikunjungi oleh berbagai kabupaten/kota di Indonesia dan menjadi inspirasi bagi terbentuknya MPP di daerah lain," ungkap Syarifah.
"Dengan ulang tahun ini, kami berharap MPP terus memberikan pelayanan terbaik kepada warga, sehingga masyarakat merasa puas dengan layanan yang diberikan," tambah Syarifah.
Syarifah menjelaskan, dengan bertambahnya usia, MPP Kota Bogor diharapkan dapat terus berinovasi kedepannya. Inovasi tersebut tidak hanya berupa rutinitas biasa, namun juga mampu mempermudah pelayanan kepada masyarakat, seperti adanya layanan perizinan elektronik yang semakin fleksibel.
"pelayanan di MPP kini sudah mencapai 187 jenis layanan, meningkat dari 145 layanan awal. Setiap harinya, sekitar 100 orang memanfaatkan layanan di MPP ini," jelasnya.
Syarifah menegaskan, pentingnya pengembangan layanan berbasis elektronik yang dapat memperluas jangkauan pelayanan, terutama bagi mereka yang tidak bisa datang langsung ke MPP. Namun, dirinya juga mengakui keterbatasan ruang di MPP, meski banyak tenan yang ingin bergabung di MPP Kota Bogor ini.
"Karena mereka mengharapkan setiap warga kesini (MPP) menjadi one stop service atau semua bisa dilayani. Mungkin suatu saat kami bisa memiliki gedung sendiri yang representatif, sehingga semua pelayanan yang diperlukan warga Kota Bogor dapat berada dalam satu tempat," harapnya.
Di antara berbagai layanan di MPP, layanan Samsat menjadi yang paling banyak dimanfaatkan dengan 34.108 pemohon selama lima tahun terakhir. Hal ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat akan pembaruan surat-surat kendaraan dan layanan terkait lainnya.
"Jadi itukan pelayanan samsat tahunan harus memperbaharui surat surat dan sebagainya," pungkasnya.***
Editor : JakaPermana

