Harapan Tumbuh Setelah Rumah Dilalap Api

MUSIBAH kebakaran mengubah kehidupan Elisa. Perhatian Wapres Gibran pun tertuju pada siswi SRT 9 Banjarbaru itu.

Harapan Tumbuh Setelah Rumah Dilalap Api
FOTO BERSAMA: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kemeja hitam tengah) berfoto bersama dengan para siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru dalam sejumlah kunjungan kerja di Banjarbaru, Kamis (10/9).

Kabar tentang rumah Elisa yang terbakar sampai ke telinga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Saat mengunjungi SRT 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis, Gibran langsung meminta data siswi tersebut untuk ditindaklanjuti.

Elisa merupakan siswi SMA kelas XI di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru. Musibah yang menimpa tempat tinggalnya membuat kehidupan keluarga ikut terdampak, termasuk aktivitas Elisa sebagai seorang pelajar.

Perhatian Gibran muncul saat dirinya berdialog dengan Kepala SRT 9 Banjarbaru Rifki Hakim. Wapres meminta pihak sekolah menyerahkan data siswa yang rumahnya terdampak kebakaran agar dapat ditangani lebih lanjut oleh timnya.

“Saya minta data siswa yang rumahnya terbakar ya, nanti datanya tolong disampaikan kepada tim saya,” kata Gibran seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (10/9).

Rifki mengatakan, pihak sekolah segera menindaklanjuti permintaan tersebut. Data mengenai kondisi Elisa dikumpulkan dan disampaikan secara lengkap kepada tim Sekretariat Wakil Presiden.

“Mas Wapres sudah meminta data untuk ditelusuri dan dikumpulkan, kemudian dikirimkan ke tim beliau,” ujar Rifki.

Bagi sekolah, perhatian tersebut bukan sekadar tindak lanjut administratif. Musibah yang terjadi di rumah dapat membawa dampak panjang bagi kehidupan seorang anak, termasuk ketika ia harus tetap menjalani proses pendidikan di tengah kondisi keluarga yang sedang menghadapi persoalan.

Karena itu, keberadaan sekolah menjadi lebih dari sekadar tempat belajar. SRT 9 Banjarbaru juga menjadi ruang untuk melihat kondisi peserta didik secara lebih menyeluruh, termasuk ketika mereka berhadapan dengan persoalan sosial dan keadaan darurat.

Perhatian Wapres tidak hanya tertuju pada kondisi Elisa. Dalam kunjungan tersebut, sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana SRT 9 Banjarbaru juga disampaikan kepada Gibran.

Sejumlah kebutuhan tersebut mendapat perhatian dan peluang dukungan dari pemerintah. Gibran berharap kebutuhan sekolah dapat ditindaklanjuti berdasarkan kondisi serta tingkat prioritasnya.

“Saya berharap kebutuhan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti sesuai kondisi dan prioritas,” katanya. (gin)


Editor : Inilahkoran