Pemkot Ambon Dorong Anak Kembangkan Potensi
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Ambon - Sekolah bukan hanya tempat anak-anak belajar mengejar nilai. Di sana, mereka juga membutuhkan ruang untuk mencoba, berkreasi, tampil, bahkan sesekali gagal sebelum menemukan kemampuan terbaik dalam dirinya.
Pesan itulah yang disampaikan Pemerintah Kota Ambon dalam Gelar Karya memperingati Hari Ulang Tahun ke-37 SD Negeri 75 Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Kamis.
Asisten II Sekda Kota Ambon Rustam Simanjuntak mengatakan, tumbuhnya potensi anak membutuhkan dukungan dari banyak pihak. Guru memiliki peran membimbing, orang tua memberikan dukungan, sekolah menyediakan ruang, sementara pemerintah memastikan perhatian terhadap perkembangan anak terus diberikan.
“Guru membimbing, orang tua mendukung, sekolah menyediakan ruang, pemerintah memberikan perhatian, dan anak-anak memiliki kemauan untuk belajar serta mengembangkan potensi dirinya,” kata Rustam, seperti dikutip dari ANTARA, Kamis (10/9).
Menurutnya, Gelar Karya dan peringatan ulang tahun sekolah tidak seharusnya berhenti sebagai seremoni. Momentum tersebut justru dapat menjadi ruang untuk melihat kembali perjalanan sekolah sekaligus menyiapkan langkah ke depan dengan semangat belajar dan bertumbuh yang lebih besar.
Tiga puluh tujuh tahun bukan waktu yang sebentar. Selama perjalanan tersebut, SD Negeri 75 Passo telah menjadi bagian dari proses pembentukan generasi Kota Ambon.
“37 tahun bukanlah waktu yang singkat. Di sepanjang perjalanan tersebut, sekolah ini telah menjadi bagian penting dalam membentuk generasi Kota Ambon,” ujarnya.
Semangat itu terasa pula dalam tema Gelar Karya, “Bersama Melangkah, Bersatu dalam Prestasi”. Bagi Rustam, tema tersebut menyimpan pesan bahwa prestasi tidak pernah lahir dari kerja seorang diri.
Ada guru yang mendampingi, orang tua yang memberi semangat, sekolah yang membuka kesempatan, serta lingkungan yang ikut menopang perjalanan anak-anak.
Karena itu, Pemkot Ambon ingin pendidikan tidak hanya menghasilkan anak-anak yang unggul secara akademik. Lebih dari itu, anak-anak diharapkan tumbuh dengan karakter, kreativitas, kecintaan terhadap budaya, serta rasa memiliki terhadap bangsa.
“Anak-anak harus diberikan ruang untuk mencoba, berkreasi, berani tampil, dan berani bermimpi. Menurut saya, kegiatan hari ini merupakan salah satu contoh nyata dari upaya tersebut,” katanya.
Ruang tersebut tidak harus selalu berbentuk ruang kelas. Potensi anak dapat tumbuh melalui seni, olahraga, kewirausahaan, kegiatan budaya, maupun berbagai aktivitas yang memberi kesempatan mereka untuk tampil dan berkarya.
Pemerintah Kota Ambon pun terus mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung perkembangan anak di berbagai bidang. Namun, Rustam menyadari bahwa pemerintah memiliki batas kemampuan jika bekerja sendirian. (gin)
Editor : Inilahkoran

