Harga Ayam dan Telur Naik Usai MBG Aktif Lagi, DKPP Jabar Waspadai Hortikultura
MBG kembali berjalan, seiring dimulainya tahun ajaran baru sekolah harga telur dan ayam pun kembali naik
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang kembali berjalan, seiring dimulainya tahun ajaran baru sekolah, mulai berdampak pada pergerakan harga pangan di Jawa Barat.
Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat mencatat, harga daging ayam ras dan telur ayam ras mengalami kenaikan akibat meningkatnya kebutuhan pasokan untuk program tersebut.
Kepala DKPP Jabar, Linda Al Amin mengatakan, kenaikan harga terjadi karena permintaan bahan baku dari dapur-dapur penyedia MBG meningkat secara signifikan untuk memenuhi kebutuhan menu harian siswa.
“Di Jawa Barat, harga daging ayam ras mengalami kenaikan signifikan sebesar 9,65 persen menjadi rata-rata Rp36.350 per kilogram, sementara harga telur ayam ras merangkak naik sekitar 1,62 persen menjadi rata-rata Rp25.050 per kilogram setelah program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali diaktifkan bersamaan dengan dimulainya tahun ajaran baru sekolah,” kata Linda dalam keterangannya kepada INILAHKORAN, Minggu (19/7/2026).
Menurutnya, pemulihan harga kedua komoditas tersebut didorong oleh lonjakan kebutuhan pasokan dari jaringan dapur MBG yang tersebar di berbagai daerah.
“Pemulihan harga ini dipicu oleh lonjakan permintaan pasokan bahan baku secara masif dari dapur-dapur produksi MBG untuk menyuplai menu harian anak sekolah,” ujarnya.
Meski demikian, Linda menegaskan kenaikan harga saat ini masih berada dalam batas yang dapat dikendalikan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus memantau perkembangan pasokan dan distribusi, agar tidak terjadi gejolak harga yang berlebihan di tingkat konsumen.
Selain ayam dan telur, DKPP juga memprediksi sejumlah komoditas lain berpotensi mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu ke depan. Komoditas yang paling rentan terdampak adalah kelompok hortikultura, yang menjadi pelengkap menu MBG.
“Komoditas yang diprediksi akan naik dengan aktifnya program MBG diperkirakan adalah komoditas hortikultura yaitu cabai rawit, cabai besar, bawang merah, dan bawang putih,” ungkap Linda.
Potensi kenaikan harga tersebut dipicu meningkatnya kebutuhan bahan pangan segar untuk mendukung penyediaan menu bergizi di sekolah. Sebab itu, DKPP Jabar terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan stok dan perkembangan harga di tingkat produsen maupun pasar tradisional.
Editor : Ahmad Sayuti

