Harga Plastik Naik 100 Persen, Disperdagin Bandung Imbau Pakai Bahan Ramah Lingkungan

Disperdagin mengimbau masyarakt mengurangi penggunaan alat berbahan plastik dan beralih ke bahan ramah lingkungan

Harga Plastik Naik 100 Persen, Disperdagin Bandung Imbau Pakai Bahan Ramah Lingkungan
Harga plastik naik, Disperdagin Kabupaten Bandung mengimbau masyarakat dan pelaku usaha mengganti plastik dengan bahan ramah lingkungan.

INILAHKORAN.ID - Kenaikan harga kantong plastik hingga 100 persen mulai dirasakan masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Bandung. Pemkab pun mengimbau masyarakat dan pelaku usaha beralih ke bahan ramah lingkungan. 

Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan plastik. Salah satunya dengan membawa tas belanja berbahan kain yang dapat digunakan berulang kali.

“Penggunaan plastik harus mulai dikurangi. Masyarakat bisa beralih menggunakan tas kain saat berbelanja,” kata  Dicky, Rabu (8/04/2026).

Ia juga mendorong pemanfaatan bahan alternatif yang lebih ramah lingkungan, seperti daun pisang, daun jati, hingga besek atau wadah dari anyaman bambu sebagai pengganti kemasan plastik.

Menurutnya, kenaikan harga ini juga membawa dampak positif karena mendorong masyarakat beralih ke bahan alami yang lebih ramah lingkungan.

Di sisi lain, Dicky menilai kenaikan harga bahan baku plastik yang terjadi secara global perlu disikapi pemerintah pusat. Ia mendorong pencarian sumber impor baru dari negara di luar kawasan konflik agar pasokan tetap terjaga.

“Industri plastik dalam negeri harus tetap bertahan, termasuk UMKM yang sangat bergantung pada kemasan plastik,” katanya.

Selain itu, ia mengusulkan penurunan pajak impor bahan baku biji plastik dari 11 persen menjadi sekitar 8 persen atau lebih rendah. Langkah tersebut dinilai dapat menekan biaya produksi dan menjaga stabilitas harga di pasaran.


Editor : Ahmad Sayuti