Hormati para Korban Kebakaran di Hong Kong, Panggung Saja Boys di MAMA Awards 2025 Dibatalkan
Panggung Saja Boys di acara MAMA Awards 2025 dibatalkan untuk menghormati para korban kebakaran di Hong Kong.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Penampilan yang sangat dinanti-nantikan di acara MAMA Awards 2025, kini terpaksa harus Dibatalkan.
Penampilan panggung Saja Boys yang sangat dinantikan di MAMA Awards 2025 telah resmi Dibatalkan.
Pembatalan ini dilakukan menyusul Kebakaran gedung pencakar langit yang tragis di Hong Kong yang merenggut lebih dari 128 nyawa.
Pertunjukan yang awalnya dijadwalkan pada Hari Kedua penghargaan, pada 29 November 2025, ini bertujuan untuk menghidupkan kembali grup idola fiksi dari serial animasi Netflix 'KPop Demon Hunters'.
Daftar artis yang hadir antara lain Leehan (BOYNEXTDOOR), Wonbin (RIIZE), Shinyu (TWS), serta Park Gun Wook dan Han Yu Jin (ZEROBASEONE).
Para idola ini akan tampil sebagai bagian dari kolaborasi yang dikenal sebagai Saja Boys, bertema jeoseung saja, malaikat maut dari cerita rakyat Korea.
Namun, mengingat Kebakaran hebat yang terjadi pada 26 November di distrik Tai Po, Hong Kong, penyelenggara memutuskan untuk mengurangi skala dan suasana acara.
Kembang api dan efek panggung yang mencolok dihilangkan, dan konsep panggung apa pun yang dianggap tidak sensitif, seperti gambar-gambar yang berhubungan dengan kematian, Dibatalkan sepenuhnya.
Pemerintah Hong Kong telah menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari sejak 29 November.
Menanggapi hal ini, penyelenggara MAMA Awards 2025, berusaha mempertahankan suasana khidmat, dengan menyatakan bahwa mereka akan tetap melanjutkan acara penghargaan tetapi menyesuaikan penampilan panggung agar sesuai dengan suasana berkabung setempat.
Meskipun penampilan Saja Boys telah Dibatalkan, grup 'KPop Demon Hunters' lainnya, Huntr/x, tetap tampil di panggung sesuai rencana.
Grup fiksi Huntr/x ini menampilkan Pharita, Ahyeon, dan Rora BABYMONSTER yang membawakan lagu 'Golden'.
Perkembangan ini menyoroti meningkatnya sensitivitas industri terhadap peristiwa global.
Pembatalan ini menyoroti bagaimana acara K-Pop berskala besar seperti MAMA Awards 2025 kini harus menavigasi tidak hanya logistik produksi dan ekspektasi penggemar, tetapi juga implikasi moral dari tragedi global.***
Editor : Irma Nurfajri


