Igor Tolic Bicara Soal Lini Depan Persib di Musim 2026/2027

Igor Tolic lega melihat lini depan Persib Bandung tajam di Piala Presiden 2026. Lima dari enam gol Maung Bandung dicetak pemain depan.

Igor Tolic Bicara Soal Lini Depan Persib di Musim 2026/2027
Pelatih Persib Igor Tolic

INILAHKORAN.ID - Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, mengaku sedikit lega melihat ketajaman lini depan timnya. Hal itu dibuktikan ketika tampil di Piala Presiden 2026.

Menurutnya, produktivitas para penyerang menjadi salah satu hal positif yang dibawa Persib dari turnamen pramusim tersebut.

Terbukti dari enam gol yang berhasil dicetak Persib sepanjang Piala Presiden 2026, lima di antaranya lahir dari para pemain lini depan

Uilliam Barros menyumbangkan dua gol, sementara Balsa Sekulic tampil lebih tajam dengan mencetak tiga gol. Satu gol lainnya dicetak Patricio Matricardi yang merupakan seorang bek. 

Catatan tersebut membuat Igor cukup senang. Terlebih para pemain anyar juga mulai menunjukkan perkembangan dalam membangun chemistry di dalam tim.

“Ya, selalu menyenangkan ketika para penyerang mencetak gol dan lini pertahanan bermain dengan baik,” kata Igor, Rabu (12/8/2026).

Selain ketajaman lini depan, Igor juga menyoroti perkembangan Gakuto Notsuda yang perlahan kembali ke kondisi terbaik. Sebab sebelumnya, pemain asal Jepang itu mengalami cedera saat membela BG Pathum United yang berlaga di Liga Thailand.

“Kita melihat Gakuto kembali dari cedera, karena dia mengakhiri musim di Thailand dengan cedera, tetapi dia juga semakin membaik,” ujarnya.

Pelatih asal Kroasia ini menyadari Persib masih membutuhkan waktu untuk membangun pola permainan, khususnya dalam skema menyerang. Minimnya waktu latihan menjadi salah satu kendala yang dihadapi timnya.

Bagi Igor, para pemain baru juga masih dalam proses beradaptasi dan mengenal karakter satu sama lain. Karena itu, fokus utama Persib sejauh ini adalah membangun tim yang solid terlebih dahulu.

“Pemain-pemain baru mulai saling mengenal satu sama lain, chemistry mereka. Kita memang belum memiliki banyak sesi latihan untuk mengatur skema penyerangan. Kami hanya berusaha agar tim terlihat solid, tetapi sebenarnya kami tidak punya waktu untuk mengerjakan konteks tersebut,” tegasnya.


Editor : Ahmad Sayuti