Indonesia vs Singapura: Menang atau Pulang

INDONESIA hanya punya satu pilihan saat bertandang ke markas Singapura. Menang atau pulang!

Indonesia vs Singapura: Menang atau Pulang

Dari awal meyakinkan, kini skuat Garuda harus menjalani drama hidup-mati yang menegangkan. Kekalahan 0-3 melawan Vietnam telah menempatkan Thom Haye dan kawan-kawan di lubang jarum.

Indonesia dihadapkan pada laga hidup-mati melawan tuan rumah Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8) malam WIB. Merah Putih wajib menang untuk lolos ke semifinal.

Sebaliknya, kubu tuan rumah berada dalam posisi yang jauh lebih menguntungkan. Mereka saat ini menempati peringkat kedua klasemen sementara Grup A dengan koleksi tujuh poin dari tiga laga.

The Lions mengawali turnamen dengan kemenangan 2-1 atas Kamboja, mengalahkan Timor Leste 2-0, lalu menahan imbang juara bertahan Vietnam tanpa gol. Singapura hanya membutuhkan hasil imbang kontra Indonesia untuk melaju ke partai puncak.

Gelandang Indonesia, Marc Klok menolak panik. Dia yakin, timnya bakal melewati rintangan sulit di Singapura untuk kemudian meraup poin sempurna.

"Kami sangat percaya diri. Saya pikir, titik awal dari sebuah tim adalah rasa percaya," kata Klok pada konferensi pers sebelum pertandingan, dikutip dari PSSI di Jakarta, Kamis.

Klok memastikan pula dia dan rekan-rekannya tidak lagi memikirkan kekalahan 0-3 dari Vietnam pada laga sebelumnya. Dia menegaskan, semua pemain sudah menerima kekalahan tersebut sebagai bagian dari perjalanan dalam sepak bola.

"Saya pikir cara terkuat untuk menunjukkan identitas sebuah tim adalah kemampuan untuk bangkit kembali ketika situasi sedang sulit," ujar Klok.

Dia menekankan, skuad Garuda siap turun ke lapangan dan memberikan segalanya bagi rakyat Indonesia. Klok juga menegaskan seluruh pemain percaya sepenuhnya atas segala rencana yang telah disiapkan sang pelatih, John Herdman.

"Semua pemain saling menyatu dalam lingkungan persaudaraan yang erat," tutur Klok.

Pemain Persib Bandung itu menambahkan bahwa seluruh aspek pendukung, termasuk persiapan tim saat ini, merupakan hal luar biasa yang belum pernah dirasakan sebelumnya.

Lingkungan dan fasilitas di sekitar tim, kata dia, telah disiapkan agar semua pemain tampil dengan penuh percaya diri.

"Sekarang tinggal tugas kami sebagai sebuah tim untuk menunjukkan kepercayaan diri itu besok dan memberikan hasil yang layak didapatkan oleh semua orang," ujar dia.

Sementara itu, Pelatih John Herdman memastikan hampir seluruh penggawa Indonesia berada dalam kondisi siap tempur. Herdman meminta para pemain tetap fokus dan membawa semangat juang tinggi ke lapangan.

Menurutnya, Indonesia akan menghadapi lawan yang memiliki organisasi permainan kuat dan sulit ditembus. Bermain di kandang sendiri juga menjadi keuntungan bagi Singapura. Namun, ia menilai situasi seperti ini justru menjadi ujian yang dibutuhkan timnya.

"Kami tahu kualitas mereka, tetapi kami juga tahu siapa kami. Indonesia adalah tim yang kuat dengan perpaduan pemain berpengalaman dan pemain muda yang lapar akan prestasi," kata Herdman dalam konferensi pers, Kamis (6/8).

Soal produktivitas lini depan setelah Indonesia kesulitan mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir, Herdman mengakui penyelesaian akhir memang masih perlu dibenahi.

"Tetapi jika kami terlalu memikirkan itu, justru pemain akan bermain dengan beban. Yang terpenting adalah tetap percaya pada proses permainan yang sudah kami bangun," ucapnya.

Menurut Herdman, kekalahan dari Vietnam tidak bisa dijadikan patokan untuk memprediksi pertandingan melawan Singapura karena karakter kedua tim berbeda.

Dia mengakui beberapa hal dibenahi timnas Indonesia termasuk masalah transisi permainan yang menjadi celah ketika melawan Vietnam beberapa hari lalu.

Mengenai kemungkinan Singapura bermain bertahan demi mengamankan hasil imbang, Herdman justru menilai lawannya memiliki keberanian memainkan sepak bola menyerang. Herdman berharap duel nanti kedua tim sama-sama bermain terbuka.

"Dari hasil pengamatan saya, Singapura sebenarnya tim yang positif dan cukup proaktif ketika menguasai bola," katanya.

Sementara itu, Pelatih Singapura Gavin Lee menyebut para pemain dalam motivasi berlipat ganda untuk melaju ke fase knock out.

Lee mengakui Indonesia sebagai salah satu kekuatan terbesar di Asia Tenggara. Namun, dia melihat timnya juga memiliki kemampuan mumpuni untuk meraih hasil terbaik.

"Kami tahu bagaimana cara mempersiapkan diri dan kami tahu apa yang kami tuntut dari satu sama lain," tegasnya. (bsf)


Editor : Inilahkoran