Ini Fakta-fakta Kasus Penganiayaan di Cileunyi: Taufik Hidayat Gunting Bibir Pacar

Simak rentetan fakta memilukan kasus penyekapan dan penganiayaan wanita asal Rancaekek oleh kekasihnya di Cileunyi

Ini Fakta-fakta Kasus Penganiayaan di Cileunyi: Taufik Hidayat Gunting Bibir Pacar
Ini Fakta-fakta Kasus Penganiayaan di Cileunyi: Taufik Hidayat Gunting Bibir Pacar

INILAHKORAN.ID - Jagat media sosial digemparkan oleh pengungkapan kasus kriminalitas luar biasa yang menimpa seorang wanita di kawasan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Korban berinisial YTR (29) ditemukan dalam kondisi kritis setelah diduga disekap dan dianiaya secara keji oleh kekasihnya sendiri selama bertahun-tahun.

​Aksi kekerasan ekstrem ini menyisakan luka fisik dan trauma mendalam bagi korban. 

Berdasarkan laporan informasi yang dihimpun dari unggahan media sosial, berikut adalah deretan fakta pilu terkait kasus penyekapan dan penganiayaan tersebut:

​1. Korban Disekap dan Dianiaya Selama 3 Tahun

​Korban berinisial YTR (29), wanita asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, diketahui telah disekap oleh kekasihnya yang bernama Taufik Hidayat (30). Tindakan keji ini diduga telah berlangsung selama tiga tahun di sebuah tempat di kawasan Cileunyi.

​2. Alami Luka Fisik Tragis hingga Kebutaan Permanen

​Akibat penganiayaan berulang yang dilakukan oleh pelaku, YTR saat ini tengah berada dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Korban dilaporkan mengalami kebutaan permanen, kerusakan parah pada area wajah, kehilangan bibir bagian atas akibat digunting oleh pelaku, serta menderita luka bacokan di bagian kaki.

​3. Pihak Keluarga Dikelabui dengan Modus Kerja di Jakarta

​Selama tiga tahun berturut-turut, pihak keluarga sama sekali tidak mengetahui penderitaan yang dialami YTR. Pelaku berhasil mengelabui keluarga dengan membuat narasi bahwa YTR sedang bekerja di Jakarta. Selama masa penyekapan tersebut, korban juga dilarang keras memegang atau menggunakan ponsel oleh pelaku.

​4. Kasus Terbongkar Lewat Pesan WhatsApp Misterius

​Siasat gelap pelaku akhirnya runtuh setelah pihak keluarga menerima sebuah pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal pada Rabu, 10 Juni 2026. Adik korban, Syahrul Ulum, mengonfirmasi kabar mengejutkan tersebut karena selama ini mengira sang kakak berada di ibu kota untuk urusan pekerjaan.

​5. Kasus Resmi Dilaporkan, Pelaku Masih Buron

​Mengetahui kondisi YTR yang sebenarnya, pihak keluarga langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan kejadian ini secara resmi ke Polda Jawa Barat pada Jumat, 12 Juni 2026.

​Hingga saat ini, pelaku berinisial TH masih berstatus buron dan dalam pengejaran intensif oleh pihak kepolisian. Menurut keterangan dari Kombes Hendra Rochmawan, pelaku dikenal licin karena kerap berpindah-pindah tempat persembunyian. Petugas sempat melakukan penggerebekan beberapa waktu lalu, namun pelaku berhasil meloloskan diri.


Editor : Firda Rachmawati