Inilah Alasan Gladi Bersih TKA 2026 Digelar Sebelum Ujian Resmi
Inilah alasan adanya gladi bersih sebelum ujian TKA 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan menggelar simulasi dan gladi bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 sebagai tahap akhir sebelum pelaksanaan ujian utama. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek teknis dan operasional berjalan lancar saat tes resmi dimulai.
gladi bersih tersebut menjadi bagian penting dari persiapan nasional karena TKA tahun ini akan diikuti oleh jutaan siswa dari berbagai daerah di Indonesia.
gladi bersih Digelar untuk Pastikan Sistem Siap
Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Toni Toharudin, menjelaskan bahwa simulasi dan gladi bersih dilakukan sebagai langkah untuk menguji kesiapan sistem, perangkat, serta layanan pendukung sebelum hari pelaksanaan.
Menurutnya, tahap ini menjadi proses penting untuk memastikan pelaksanaan TKA dapat berjalan tanpa kendala, baik dari sisi teknis maupun operasional di satuan pendidikan.
“Penutupan pendaftaran menjadi penanda penting kesiapan pelaksanaan TKA secara nasional,” kata Toni dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Ia juga menyebut jumlah pendaftar TKA tahun ini sesuai dengan target yang telah direncanakan pemerintah.
“Jumlah pendaftar TKA menunjukkan tren yang sesuai dengan harapan dan perencanaan awal. Ini mencerminkan meningkatnya pemahaman serta kesiapan satuan pendidikan dan peserta terhadap kebijakan evaluasi pembelajaran,” ujarnya.
Jadwal gladi bersih TKA 2026
Kemendikdasmen menjadwalkan gladi bersih TKA berlangsung pada 9 hingga 17 Maret 2026.
Simulasi tersebut akan diikuti oleh jutaan siswa yang telah terdaftar sebagai peserta TKA, dengan rincian:
4.452.973 siswa jenjang SD/MI/sederajat
4.207.509 siswa jenjang SMP/MTs/sederajat
Total peserta yang mengikuti tahap gladi bersih ini mencapai lebih dari 8 juta murid di seluruh Indonesia.
Tahap Penting Sebelum Ujian Resmi
gladi bersih menjadi tahap penting karena memungkinkan sekolah dan peserta menguji sistem pelaksanaan ujian, jaringan, perangkat komputer, serta alur pengerjaan soal sebelum ujian utama berlangsung.
Melalui simulasi ini, potensi kendala teknis dapat diidentifikasi lebih awal sehingga dapat segera diperbaiki sebelum hari pelaksanaan TKA.
Editor : Firda Rachmawati


