Mendikdasmen Ancam Blacklist Pengawas Curang TKA: Langsung Dicoret, Tak Dipakai Lagi

pengawas TKA yang terbukti melakukan kecurangan atau bertindak tidak profesional akan langsung dicoret

Mendikdasmen Ancam Blacklist Pengawas Curang TKA: Langsung Dicoret, Tak Dipakai Lagi
Mendikdasmen Ancam Blacklist Pengawas Curang TKA: Langsung Dicoret, Tak Dipakai Lagi

INILAHKORAN.ID - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan komitmennya menjaga integritas pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan menyiapkan sanksi tegas bagi pengawas yang terbukti melanggar aturan.

Dalam peninjauan hari pertama pelaksanaan TKA tingkat SMP di SMP Negeri 2 Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Abdul Mu’ti menyatakan tidak akan ragu memberikan hukuman berat, termasuk memasukkan nama pengawas nakal ke dalam daftar hitam (blacklist).

pengawas Curang Terancam Dicoret Permanen

Menurutnya, pengawas yang terbukti melakukan kecurangan atau bertindak tidak profesional akan langsung dicoret dan tidak akan dilibatkan lagi dalam penyelenggaraan TKA di masa mendatang.

Ia menegaskan, langkah ini penting demi menanamkan nilai kejujuran kepada siswa sejak dini serta memastikan pelaksanaan ujian berjalan objektif dan tertib.

pengawas yang macam-macam akan saya grounding, tidak akan saya pakai lagi selama saya menjabat,” tegasnya.

Pelanggaran yang Jadi Sorotan

Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi pelaksanaan TKA tahun sebelumnya, di mana masih ditemukan berbagai pelanggaran oleh oknum pengawas. Beberapa di antaranya:

  • Merekam aktivitas peserta saat mengerjakan soal
  • Merokok di area ujian
  • Membantu mengerjakan soal peserta
  • Memberikan bocoran atau jawaban terkait soal ujian

Praktik-praktik tersebut dinilai merusak kredibilitas ujian dan mencederai prinsip keadilan bagi peserta didik.

Diminta Laporkan Jika Ada Kecurangan

Mendikdasmen juga membuka ruang bagi masyarakat, sekolah, maupun pihak terkait untuk melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran selama pelaksanaan TKA.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus mencegah terjadinya kecurangan yang merugikan siswa.

Selain menindak tegas pelanggaran, Abdul Mu’ti juga mengingatkan agar para pengawas dan pihak sekolah tidak bersikap intimidatif terhadap peserta ujian. Ia menekankan pentingnya menciptakan suasana yang kondusif agar siswa bisa fokus dan nyaman saat mengerjakan soal.

“Jangan sampai anak-anak merasa tertekan atau takut saat ujian berlangsung,” ujarnya.


Editor : Firda Rachmawati