Pantau Pelaksanaan TKA di Cimahi, Adhitia: Hasilnya Jadi Acuan Evaluasi Pembelajaran
Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudistira menegaskan hasil TKA jadi acuan para pelajar mencari sekolah tujuan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira memantau langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP Tahun 2026 di empat lokasi sekolah, yakni SMP Negeri 1, 2, 3, dan 6 Cimahi.
Kegiatan yang dimulai Senin (6/4/2026) ini merupakan bagian dari rangkaian ujian akhir bagi siswa kelas 9 dan juga diterapkan setara untuk siswa kelas 6 SD maupun MTS yang pelaksanaannya dijadwalkan berlangsung hingga tanggal (14/6/2026) mendatang.
Adhitia menjelaskan, tes ini sangat penting khususnya bagi siswa yang menempuh jalur prestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.
Menurutnya, hasil TKA ini menjadi salah satu penentu kelulusan dan syarat utama dalam pendaftaran di sekolah tujuan mereka.
"Kami menguji dua materi pokok, yaitu numerasi yang mencakup Matematika dan literasi yang meliputi Bahasa Indonesia," kata Adhitia di SMPN 1 Cimahi, Jalan Raden Embang Artawidjaja, Kecamatan Cimahi Tengah.
"Pelaksanaannya dilakukan secara bergelombang dengan jadwal yang sudah ditetapkan secara rinci oleh Dinas Pendidikan, bahkan di satu sekolah bisa berlangsung dalam dua sesi berbeda dalam satu hari," ungkapnya.
Adhitia menilai, TKA bukan sekadar ujian penilaian siswa, melainkan juga instrumen evaluasi sistemik. Setelah hasil keluar, pemerintah daerah bisa memetakan kekuatan dan kelemahan masing-masing sekolah, apakah terdapat tantangan lebih besar pada aspek numerasi atau literasi.
"Data ini nantinya akan diselaraskan dengan arah bantuan atau program pembinaan dari pemerintah pusat," ujarnya.
"Selain kemampuan akademik, penilaian ini juga mencakup aspek karakter dan lingkungan sekolah, sehingga satu proses tes memberikan banyak manfaat sekaligus," ucapnya.
Sementara terkait kesiapan fasilitas, Adhitia memastikan seluruh sekolah telah siap dan tidak mengalami kendala teknis maupun perangkat, sehingga seluruh jadwal dapat berjalan sesuai rencana.
"Terkait keikutsertaan, tes ini bersifat wajib hanya bagi siswa yang memilih jalur prestasi, dan bukan kewajiban bagi seluruh siswa secara umum," tandasnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti


