Innalillahi, Pedagang Mie Ayam di Tangerang Tewas Tersambar Petir Saat Berjualan
Seorang pedagang mie ayam berinisial TS (33) tewas tersambar petir pada saat berjualan di di Gerbang Perumahan Taman Walet, Kampung Ketos.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Seorang pedagang mie ayam berinisial TS (33) tewas tersambar petir pada saat berjualan di di Gerbang Perumahan Taman Walet, Kampung Ketos, Desa Sindang Saru, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Senin (16/5) kemarin. Bunyi sambaran petir yang merenggut nyawa TS terdengar oleh warga lain.
"Korban dalam keadaan meninggal dunia diduga terkena sambaran petir," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Selasa 17 Mei 2022.
Menurut Abdul, bunyi sambaran petir sempat terdengar oleh saksi dari tempat pencucian kendaraan yang tak jauh dari lokasi kejadian. Saksi mengaku mendengar bunyi sambaran petir yang besar dan dia melihat asap keluar dari arah gerobak mie ayam milik korban. Lalu saksi juga mendengar ada anak kecil sedang menangis di dekat gerobak mie ayam.
Baca Juga: Siap-Siap Warga Jaksel dan Jaktim, Daerah Kalian Diprediksi Turun Hujan Disertai Petir
"Saksi menghampiri anak kecil tersebut kemudian ketika saksi menghampiri anak kecil tersebut saksi melihat ada salah seorang laki-laki yang sudah tergeletak dan tidak sadarkan diri di selokan got dekat gerobak mie ayam," jelas Abdul.
Sebenarnya, kata Abdul, korban sempat dilarikan ke klinik terdekat. Sayangnya, nyawa korban sudah tidak terselamatkan saat tiba di klinik. Ia menduga kuat korban meninggal karena terkena sambaran petir. Hal ini juga dikuatkan dengan adanya tanda-tanda luka di tubuh korban.
"Ketika terjadinya sambaran petir korban sedang berjualan mie ayam dan adanya tanda-tanda bekas luka yang diakibatkan karena sambaran petir," tutup Abdul.***
Editor : inilahkoran


