Israel Dilaporkan Menahan Koresponden Perempuan Iran Press TV di Tepi Barat

Iran Press TV melaporkan koresponden perempuan Naqqa Hamed ditahan pasukan Israel di pos pemeriksaan dekat Betlehem, Tepi Barat.

Israel Dilaporkan Menahan Koresponden Perempuan Iran Press TV di Tepi Barat
istimewa

INILAHKORAN.ID – Pasukan Israel dilaporkan menahan seorang koresponden perempuan Iran Press TV bernama Naqqa Hamed di sebuah pos pemeriksaan militer dekat Betlehem, Tepi Barat yang diduduki.

Laporan tersebut disampaikan Iran Press TV pada Selasa (15/9). Hamed disebut ditahan bersama kru kameranya ketika berada di dekat Kota Tuqu, tenggara Betlehem.

Hamed dan kru kameranya kemudian menjalani pemeriksaan. Juru kamera yang mendampinginya akhirnya dibebaskan, sedangkan Hamed masih berada dalam penahanan, menurut laporan tersebut.

Kasus ini menambah catatan insiden yang melibatkan pekerja media dalam konflik Israel-Palestina.

Pada akhir Juni, Al Jazeera melaporkan juru kameranya, Ahmed Washah, tewas dalam serangan udara Israel di wilayah Jalur Gaza bagian tengah.

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyebut Washah sebagai anggota Hamas. Klaim tersebut disampaikan pihak Israel terkait identitas dan afiliasi korban.

Sementara itu, pada April, Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan dua jurnalis, Amal Khalil dan rekannya, Zeinab Faraj, menjadi korban serangan udara Israel.

Faraj dilaporkan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, jasad Khalil dievakuasi dari bawah reruntuhan pada malam hari.

Berbagai insiden tersebut kembali menyoroti kondisi kerja jurnalis di tengah konflik, ketika pekerja media menjalankan tugas peliputan di wilayah yang mengalami kekerasan bersenjata.***


Editor : JakaPermana