Rusia Serukan Israel-Palestina Tahan Diri, Waspadai Pernyataan Provokatif

Rusia menyerukan pihak-pihak dalam konflik Palestina-Israel menahan diri dan menghindari tindakan maupun pernyataan yang dapat memicu eskalasi.

Rusia Serukan Israel-Palestina Tahan Diri, Waspadai Pernyataan Provokatif

INILAHKORAN.ID-Rusia menyerukan kepada seluruh pihak yang terlibat dalam konflik Palestina-Israel untuk menahan diri dan menghindari langkah yang berpotensi memicu eskalasi.

Seruan tersebut disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova di tengah meningkatnya retorika keras sejumlah pejabat senior Israel terkait Palestina.

Zakharova mengatakan Kementerian Luar Negeri Rusia mencermati pernyataan sejumlah pejabat senior Israel, termasuk seruan untuk mengusir warga Arab dari wilayah Palestina.

Menurut Rusia, meningkatnya retorika tersebut tidak terlepas dari semakin dekatnya pemilu di Israel. Namun, Moskow menegaskan bahwa persaingan politik menjelang pemilu tidak dapat menjadi alasan untuk mengeluarkan pernyataan yang dinilai provokatif.

“Kami menyerukan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam konflik untuk bertindak secara bertanggung jawab dan menahan diri dari tindakan yang dapat menyebabkan eskalasi situasi lebih lanjut,” kata Zakharova dalam komentarnya yang dimuat di situs Kementerian Luar Negeri Rusia.

Rusia Soroti Retorika Politik Israel

Rusia menilai pernyataan keras yang muncul dari sejumlah pejabat Israel perlu mendapat perhatian karena berpotensi memperburuk situasi di tengah konflik yang masih berlangsung.

Moskow meminta pihak-pihak terkait mengedepankan sikap bertanggung jawab dan tidak mengambil langkah yang dapat memperbesar ketegangan.

Seruan tersebut disampaikan Rusia di tengah dinamika politik Israel menjelang pemilu, yang menurut Moskow turut memengaruhi munculnya sejumlah pernyataan terkait konflik Palestina-Israel.

Rusia menegaskan bahwa kepentingan politik dalam negeri tidak semestinya digunakan sebagai dasar untuk mengeluarkan pernyataan atau mengambil tindakan yang dapat memperburuk situasi.***


Editor : JakaPermana